breaking news New

GRANAT Pekanbaru: Aparat Over Akting Hanya di Bulan Ramadhan untuk Tertibkan Tempat Hiburan

Foto ilustrasi

Pekanbaru,  Kabarnusantara.net – Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Cabang, Gerakan Nasional Anti Narkotika Kota Pekanbaru kembali mendesak Pemerintah, wabbilkhusus bagi Aparat Kepolisian, untuk dapat lebih tegas lagi dalam setiap melaksanakan operasi penertiban tempat-tempat hiburan malam di seluruh kawasan Kota Pekanbaru.

Hal tersebut disampaikan Larshen Yunus selaku Ketua DPC GRANAT Kota Pekanbaru, pada saat melakukan Pertemuan bersama Perwakilan Aktivis Mahasiswa Universitas Riau, di Aula Perpustakaan Soeman HS Kota Pekanbaru. Pertemuan tersebut dilakukan karena sambil menunggu Azan Maghrib, guna Buka Puasa bersama.

“Kami melihat, bahwa selama ini aparat Kepolisian hanya gencar melaksanakan penertiban secara tegas, hanya karena momentum bulan suci ramadhan saja. kalau sudah bulan puasa barulah mereka terlihat proaktif, tetapi selesai bulan ini, tempat-tempat tersebut terkesan sengaja dibiarkan,” ungkap Larshen Yunus.

Fenomena ini kami perhatikan sudah mulai jauh-jauh hari. Pemerintah Daerah, Aparat Kepolisian apabila pada bulan ramadhan, tampak over protektif dalam menertibkan tempat-tempat hiburan tersebut. namun selepas bulan puasa ini. justru sikap yang sama tidak terlihat lagi. Ini sama saja mereka mempertontonkan hal-hal yang sangat tidak patut dicontoh,” jelas Alumni

Mahasiswa Universitas Riau tersebut. kalau kita semua mau buka-bukaan, dan jujur atas kondisi daerah ini, maka semestinya para pemilik otoritas sudah mengetahui betul hal-hal tersebut. jangan lagi ada dusta diantara kita.

Kalau memang pemerintah dan aparat yang berwenang ingin dianggap sebagai pejabat yang memimpin masyarakat. Maka, sudah seharusnya memberikan contoh dan suritauladan kepada kita semua. Hilangkan sikap-sikap kemunafikan yang selama ini sudah menjadi budaya kita semua. Kalau benar katakan benar, kalau salah yang jangan takut, langsung sikat,” tegas Larshen Yunus.

Menurut informasi dari media center DPC GRANAT Kota Pekanbaru, menjelaskan bahwa sangat mudah menemukan tempat-tempat yang dimaksudkan. Seperti di sepanjang jalan Jendral Sudirman, itu sangat merebak, dalam hal ini para Aktivis GRANAT menghimbau kepada bapak/ibu kepolisian agar secepatnya menutup, bahkan bila perlu mengusir mereka dari kota ini.

“Kami himbau kepada bapak Walikota Pekanbaru, yang selama ini sangat percaya diri akan visi, misi dan programnya yang ingin menjadikan kota ini madani. Apa perlu kami jelaskan, apa itu madani ?” tukas Larshen Yunus.

“Jangan hanya seremoni belaka. Masyarakat sudah jenuh dengan omong kosong para pejabat di daerah ini. kalau kita menggunakan bahasa religi, maka sesuaikan dengan fakta yang ada. Kota ini erat kaitannya dengan simbol-simbol kemelayuan, yang artinya penuh dengan makna agama. Oleh sebab itu marilah bapak Walikota, jangan lagi ada dusta diantara kita. Bapak yang beri izin, maka sudah selayaknya bapak pula yang kembali mencabut izin tersebut. agar mereka semua angkat kaki dari bumi melayu ini. “cetus Larshen Yunus.

Untuk diketahui, bahwa kecenderungan tempat-tempat hiburan malam erat dengan aktivitas Narkoba dan Prostitusi, yang sudah sangat jelas bertentangan dengan semua norma-norma kehidupan. Tempat-tempat hiburan malam serta juga tempat Massage atau Prostitusi yang sering berkedok tempat-tempat Pijit/ Urut yang keberadaannya sudah begitu menjamur diseluruh pelosok kota pekanbaru. Sebut saja, di sepanjang Jalan Kuantan, Jalan Riau, jalan Soekarno Hatta, Jalan SM Amin serta jalan Tuanku Tambusai yang sudah menjadi rahasia umum lagi bagi kalangan penikmat tempat-tempat maksiat tersebut.

“Sekali lagi kami tegaskan, kepada seluruh aparat yang terkait, untuk Segera dan Konsisten Memberantas sarang-sarang Penyamun tersebut, karena turunannya akan menjurus pada persoalan Narkoba dan obat-obat terlarang. Jangan hanya dibulan Puasa ini saja. kalau mau menyapu yah sekalian sapu bersih, jangan tebang pilih, agar semuanya senantiasa diberkahi oleh Allah SWT. “ akhir Larshen Yunus, Ketua DPC GRANAT Kota Pekanbaru. (Wirawan/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password