breaking news New

EX-Pio Yogyakarta Gelar Pergantian Pengurus Baru

Ketua Demisioner, Rikardus Goa Sedang Memaparkan Laporan Pertanggung Jawaban Kepengurusannya

Yogyakarta, Kabarnusantara.net-Setahun berlalu, kini estafet kepengurusan EX-Pio (Alumni Seminari Pius XII Kisol), Yogyakarta kembali digilir. Kepengurusan sebelumnya yang dinahkodai oleh alumni angkatan ke-53 kini beralih kepada alumni seminari Kisol angkatan ke-54.

Prosesi serah terima jabatan berlangsung di Wisma Cendana, Pringwulung, Sleman, Yogyakarta pada senin (12/06/2017) tepat pukul 19.00 WIB.

Ketua demisoner EX-Pio Yogyakarta, Rikardus Yonogas Goa dalam sambutannya menyatakan masih banyak pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan oleh organisasi ini dalam kiprahnya sebagai salah satu poros pemberdayaan dan wadah pembelajaran bagi mahasiswa EX-Pio di Yogyakarta. Baginya, rentang waktu setahun merupakan waktu yang tentunya cukup untuk para pengurus dan para anggota untuk berkreasi dalam program.

Lebih lanjut, ia menegaskan sebuah proses komunikasi yang tetap terjalin dengan baik dan membangun antar anggota EX-Pio agar terjadi evaluasi dan eksekusi program secara lebih matang.

Hadir juga dalam prosesi tersebut Romo Felix Edu, Pr sebagai salah satu pembina EX-Pio Yogyakarta dan Vicky Jalong, Dosen FISIPOL UGM yang juga merupakan alumni Seminari Pius XII Kisol.

Dalam sambutannya, Romo Felix Edu menyatakan pentingnya menggunakan EX-Pio sebagai suatu wadah bagi pembentukkan karakter dan implementasi nilai-nilai.

Selain itu, Felix mengingatkan kembali bahwa ada banyak aspek yang sudah dipelajari dan melekat dalam diri setiap insan yang pernah mengenyam pendidikan di Seminari Kisol pada di setiap masanya. Hal tersebut tidak pernah luput dari pedoman hidup para seminaris yang mengacu pada 5S Sapientia (kebijaksanaan), Scientia (pengetahuan), Sanitas (kesehatan), Santitas (kekudusan), socialitas (kehidupan sosial).

Lebih jauh, dirinya melihat saat ini para alumni seminari punya banyak ruang untuk pengembangan kelima aspek tersebut, tinggal setiap anggota memanfaatkan ruang tersebut secara lebih giat dan kompeten.

Hal senada disampaikan Vicki Jalong. Jalong menilai alumni Seminari Kisol memilikki keunggulan dalam banyak aspek. Tidak bisa dipungkiri juga bahwa keunggulan-keunggulan tersebut merupakan efek lanjutan dari proses belajar dan pembinaan yang sudah pernah dilalui di almamater Seminari Kisol. Aspek-aspek kognisi, atletik, kebaktian merupakan potensi yang perlu dikembangkan dan didayagunakan dalam konteks kehidupan para alumni Kisol sekarang ini di wilayah Yogyakarta.

Melihat kurangnya penciptaan ruang bersama anggota EX-Pio selama ini, Jalong mengharapkan untuk ke depanya EX-Pio lebih banyak lagi menciptakan ruang bersama tersebut demi terjalinnya relasi yang baik dan membagun kejasama serta terlibat secara aktif dalam setiap proses dan dinamika EX-Pio Yogyakarta sekarang ini dan ke depannya.

Selain itu, ketua EX-Pio terpilih, Santo Maundur dalam sambutannya menyatakan siap menahkodai organisasi EX-Pio Yogyakarta ke depannya.

Baginya, saat ini ia selalu siap menampung aspirasi dan masukkan setiap anggotanya agar bisa menciptakan iklim organisasi yang kondusif dan juga agar kiprah organisasi EX-Pio ke depannya menjadi lebih baik lagi di mata banyak orang. (Chandra Wahat/AT/KbN)

11 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password