breaking news New

Kapolda DIY Siap Menindak Tegas Pelaku Pembunuhan Mahasiswa Asal Maluku

Kapolda DIY, Ahmad Dofiri Saat Diwawancarai Sejumlah Awak Media di Phoenix Hotel

Yogyakarta, Kabarnusantara.net-Kapolda DIY, Ahmad Dofiri mengatakan polisi masih memeriksa tiga anggota polda yang diduga terlibat dalam keributan dan tindak kekerasan di Kedai Kopi Ibrik, Babarsari pada Jumat (9/6).

Ia menjelaskan kasus ini sudah ditangani pihaknya dari malam sejak kejadian keributan dan dalam tahap pemeriksaan. Ahmad Dofiri menjelaskan anggota polda yang bersangkutan akan ditindak tegas jika terbukti sebagai pelaku tindak kekerasan.

“Kalau memang ada anggota polisi yang terbukti, maka akan kita proses sesuai dengan tindak pidana yang berlaku,” katanya saat ditemui sejumlah awak media di Phoenix Hotel pada Selasa, 13 Juni 2017.

Menurut Kapolda pada Jumat dini hari , korban MD bersama temannya datang ke Kedai Kopi Ibrik dalam keadaan mabuk.

Korban MD bersama rekannya tersinggung saat seorang pembeli bersama temannya berbincang-bingang dan tertawa. Kemudian terjadi keributan yang mengarah ke pengrusakan pada Kedai Kopi Ibrik.

“Nah teman-teman yang mabuk ini dikira ada yang mentertawakan mereka sehingga mereka marah, melempar botol dan merusak kedai kopi. Dan dari keributan ini ada yang kemudian kena pukul dan salah satunya meninggal”, lanjutnya.

Terkai meninggalnya MD, Dofiri menilai ada dua utama, yakni karena kekerasan yang dilakukan anggota polisi atau ketika polisi datang korban sudah dalam keadaan kritis.

“Saat kericuhan terjadi, anggota polda datang untuk mengamankan situasi. Namun pada kasus yang menyebabkan nyawa MD melayang, muncul dua dugaan yaitu pertama, pihak polisi yang melakukan tindak kekerasan untuk menghentikan MD, atau MD sudah terluka dan dalam keadaan kritis saat polisi datang”, tutur Dofiri.

Ia sendiri belum berani menetapkan tersangka, namun pihaknya sudah menangkap anggota polisi berdasarkan laporan yang masuk untuk dilanjutkan ke pemeriksaan.

“Dari anggota kita sudah kita periksa, akan kita tindak tegas jika anggota polisi tersebut terbukti namun ini masih dalam tahap pemeriksaan, kalau sudah terbukti dari saksi yang mengarah kesana maka selanjutnya akan kita tetapkan menjadi tersangka dan akan dikenai pidana yang sama pula,” pungkasnya. (AT/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password