breaking news New

FPPKR dan THS-THM Nyalakan Seribu Lilin Bagi Keuskupan Ruteng

RUTENG, Kabarnusantara.net – Forum Pemuda Peduli Keuskupan Ruteng dan Organisasi Beladiri Tunggal Hati Seminari (THS)- Tunggal Hati Maria (THM) gelar doa “Cinta” dengan menyalakan seribu lilin untuk Keuskupan Ruteng.

Pantauan Kabarnusantara.net, doa bersama itu digelar di halaman Gereja Paroki Santu Nikolaus, Golodukal di Ruteng, Flores, NTT, Senin malam, 19 Juni 2017, sekitar pukul 20:00 waktu setempat hingga pukul 22:00.

Tampak hadir di tengah-tengah mereka, Uskup Ruteng, Mgr. Hubertus Leteng. Ia didampingi Pejabat Sementara Pastor Paroki Golodukal, Pater Florent Soge Making, SVD.

Koordinator Forum Pemuda Peduli Keuskupan Ruteng, Bonaventura Onggot, mengatakan doa bersama itu dibuat bagi Bangsa Negara, Gereja Katolik Keuskupan Ruteng, Uskup Ruteng, Para Imam dan Biarawan-Biarawati dan juga semua umat Keuskupan Ruteng.

Doa ini, ujar Bonaventura dilakukan sebagai wujud kepedulian agar semua pihak yang bernaung di dalam satu rumah Gereja Katolik Keuskupan Ruteng dapat membuka diri, membangun dialog yang sejuk dalam semangat cinta kasih dan penuh kekeluargaan.

Menurut Bonaventura, yang juga pembina THS-THM Keuskupan Ruteng, kegiatan Doa dengan menyalakan seribu lilin merupakan rangkaian kegiatan Pendadaran Anggota Baru THS-THM ULK STKIP Santu Paulus Ruteng, ULK SMA Setia Bakti Ruteng, dan THS-THM Ranting Paroki Santu Nikolaus Golodukal.

Hal itu dibenarkan Pembina THS-THM Paroki Golodukal, Prosensius Y. G. Sura. Dikatakan Sura, pihaknya bersama FPPKR mengambil inisiatif melakukan kegiatan doa bersama dengan menyalakan seribu lilin merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian kegiatan Pendadaran THS-THM. Kegiatan doa bersama itu juga dilakukan sebagai bagian dari kepedulian pihaknya akan kehidupan menggereja di Keuskupan Ruteng.

Sura pun berharap agar polemik yang sedang dialami Gereja Keuskupan Ruteng dapat segera berlalu.

“Jangan ada lagi saling hujat di tubuh Gereja Keuskupan Ruteng. Karena kita adalah saudara. Mari kita saling mendoakan dan saling menguatkan agar badai ini cepat berlalu,” tandasnya.

Kegiatan doa bersama itu ditutup dengan berkat penutup dari Uskup Ruteng, Mgr. Hubertus Leteng,Pr.

Hadir pula dalam doa bersama itu, Pembina FPPKR, Simon Wajong dan Hironimus Emilianus Sahur. (Alfan Manah/KbN)

<

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password