breaking news New

Pemkab Manggarai dan Umat Muslim Gelar Buka Puasa Bernuansa Budaya Manggarai 

​RUTENG, Kabarnusantara.net – Pemerintah Kabupaten Manggarai gelar buka puasa bersama dengan umat Muslim se-Kecamatan Langke Rembong di Masjid Jihadul Ukhro, di Kompleks Pertokoan Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT, pada Kamis, 22 Juni 2017.

Pantauan Kabarnusantara.net, sebelum acara Buka Puasa itu berlangsung, Bupati Manggarai disambut secara adat Manggarai di Gerbang Masjid Jihadul Ukhro. Tampak Tetua Adat menyambut Bupati dengan ritus “Tuak Curu” atau acara penyambutan di Gerbang masuk Masjid Jihadul Ukhro dengan “Tuak” yang dikemas didalam “Robo”, kemasan yang terbuat dari sejenis kulit buah Labu, sebagai symbol penyambutan terhadap tamu kehormatan. Sesampainya di halaman Masjid yang disulap jadi area buka puasa bersama itu, Bupati Manggarai, Deno Kamelus diterima secara adat dalam acara “Manuk Kapu” dengan menggunakan Ayam Jantan Putih. 

Penyambutan secara adat Manggarai itu sungguh kental dengan nuansa budaya. Di mana penyebaran ajaran Agama di Manggarai, khususnya Islam tidak terlepas dari Budaya Manggarai yang terbuka pada setiap Agama yang masuk di wilayah itu.

Orang Manggarai memiliki cara tersendiri dalam memberikan sambutan hangat kepada seorang tamu kehormatan yang datang atau pejabat yang datang. Ada ritual adat yang dilakonkan pada saat itu yang dalam bahasa Manggarai disebut “Kepok Curu”. Melalui Kepok Curu, kedatangan seseorang disambut dan diarahkan ke tempat kediaman atau tempat acara itu berlangsung. Kepok Curu dilakukan dengan cara menyampaikan sambutan selamat datang dalam bahasa Sastra Lisan Manggarai oleh seorang juru bicara adat. Ungkapan itu berisi bahasa metaforik (torok) yang merupakan bagian dari tradisi lisan orang Manggarai. Setelahnya, juru bicara menyerahkan se-Robo Tuak dan seekor ayam jantan putih. Semua itu memiliki arti tamu itu diterima dalam kebesaran dan keluhuran adat Manggarai, dalam nuansa hati putih yang tulus, sesuai warna bulu ayam yang putih, dan tuak yang putih.

Bupati Manggarai, Deno Kamelus disambut dengan ritus “Tuak Curu” di Gerbang Masjid Jihadul Ukhro Ruteng. Tampak para Tetua Adat sedang menyampaikan sambut selamat datang ala Adat Manggarai. Dan para tetua adat didampingi Ketua MUI Kabupaten Manggarai.


Buka puasa bernuansa Budaya Manggarai itu diapresiasi Bupati Manggarai, Deno Kamelus. Dikatakan Deno, ada tiga fundasi utama yang menopang kehidupan bersama kita di Indonesia, diantaranya Budaya, Agama dan Rasionalitas atau Akal Sehat.

Menurut Deno, Budaya lahir jauh sebelum Agama itu lahir. Namun nilai-nilai Agama menyempurnakan nilai-nilai Budaya yang telah lebih dahulu mengikat kehidupan bersama suatu komunitas masyarakat majemuk. Namun, dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, masyarakat majemuk itu membutuhkan sebuah rasionalitas atau akal sehat untuk dapat mengikat kehidupan bersama di kalangan masyarakat yang majemuk baik dari sisi adat, budaya, bahasa dan bahkan Agama. 

Soekarno menemukan Pancasila dalam permenungannya sebagai fundasi hidup bersama atau sebagai dasar Negara, merupakan buah dari kajian akal sehat, buah dari rasionalitas. 

“Kalau Negara dan Pemerintah Pancasilais, rakyatnya yang adalah umat beragama mestinya Pancasilais dalam kerangka kehidupan bersama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Ketua MUI Manggarai, sekaligus pencetus berdirinya Masjid Jihadul Ukhro mengatakan toleransi yang bertumbuh kuat di wialayah NTT, khususnya Manggarai lahir dari menyatunya interaksi Agama dan Budaya setempat.

“Itu jaminan tetap tegaknya kehidupan toleransi di Kabupaten Manggarai dan Provinsi Nusa Tenggara Timur umumnya,” tandas Kelilaw.

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Manggarai, Deno Kamelus, Wakil Bupati Manggarai, Viktor Madur, Dandim 1612 Manggarai Letkol Czi Hartanto Dwi Priono, Ketua Majelis Ulama Indonesia Cabang Manggarai, Haji Amir Kelilaw, dan sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai.  (Alfan Manah/KbN)    

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password