breaking news New

Manggarai Timur-Yogyakarta Akan Kembali Bangkit

Situasi Saat Pertemuan Pembahasan Kebangkitan Kembali IKAMARASTA

Yogyakarta, Kabarnusantara.net-Sebuah komunitas atau organisasi tentu tak luput dari sejumlah dinamika pasang-surut di dalam perjalanannya. Hal tersebut nampak dialami Ikatan Keluarga Manggarai Timur Seluruh Yogyakarta (IKAMARSTA) setelah fakum sejak tahun 2013 lalu hingga sekarang.

Menapik hal itu, sejumlah mahasiswa dan senior asal kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT yang ada di Yogyakarta melangsungkan pertemuan dengan membahas sejumlah agenda persiapan kebangkitan kembali IKAMARSTA pada Selasa, 03 Juli 2017.

Pertemuan yang digelar di Kantin Realino, USD tersebut berhasil membentuk tim usaha persiapan kebangkitan kembali IKAMARSTA.

Tercatat nama sdr. Sinyo asal kecamatan Borong, sdr. Gery Tojong asal kecamatan Elar Selatan, sdr. Astra Tandang asal kecamatan Kota Komba sebagai koordinator umum dalam tim menuju usaha persiapan kebangkitan kembali IKAMARSTA.

Kemudian pada barisan koordinator lapangan menyusul nama sdri. Atris asal kec. Elar Selatan, sdr. Fanli asal kec. Poco Ranaka, sdr. Andok asal kec. Sambirampas, sdr. Cen asal kec. Rana Mese, sdri. Rini asal kec. Poco Ranaka Timur, sdr. Faisal asal kec. Elar, sdr. Icen asal kec. Borong dan sdr. Etlan Muhyadin asal kec. Kota Komba.

Saat ditemui Kabarnusantara.net, salah satu senior IKAMARSTA, Heribertus mengungkapkan kebanggaanya pada sejumlah kaum muda Matim-Yogyakarta yang mau membangkitkan kembali IKAMARSTA.

Baginya, kehadiran kembali IKAMARSTA merupakan sebuah usaha menuju pencapaian tujuan mulia, yakni saling mengakrabkan diri dan mengenal setiap pribadi yang ada pada tubuh IKAMARSTA dalam kesatuan dan kekeluargaan yang akrab.

“Tujuan kita sederhana, yaitu saling mengakrabkan diri dan mengenal sesama anggota Matim yang ada di Jogja dalam kesatuan yang akrab. Karena tujuan kita pasca kulia pasti akan kembali ke kabupaten Matim”, ungkap Heribertus.

Selain itu, dirinya mengharapkan konsistensi dan kepiawaian pengurus jika IKAMARSTA kembali bangkit dengan melahirkan program yang berbasis identitas mahasiswa.

“Bagi pengurus baru jika terbentuk, saya mengaharapkan konsistensi dan kepiawaian mereka melalui program-program yang sesuai dengan latar belakang mahasiswa sehingga bisa bermanfaat bagi diri dan Matim ke depannya,” tutur Heribertus.

Menanggapi IKAMARSTA yang fakum beberapa tahun belakangan, ia menilai hal tersebut lebih didasari rasa kepedulian dan rasa memiliki yang kurang dari setiap anggota maupun pengurus pada IKAMARSTA sehingga teman-teman yang loyal dan mau menghidupkan IKAMARSTA redup seturut tingkat kepedulian teman-teman lain yang menurun.

IKAMARSTA yang ditargetkan pada akhir Agustus mendatang terbentuk komposisi kepengurusan yang baru, merupakan ikatan yang lahir sejak tahun 2008 dan merupakan ikatan ke dua di tubuh Manggarai Timur-Yogyakarta setelah Forum Persaudaraan Seluruh Mahasiswa Matim Yogyakarta (FORSAM) terbentuk yang pertama kali diketuai Koni Daur dan berahir di tangan Laus Daut. (AT/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password