breaking news New
Foto: Ilustrasi

Guru Honor Desak Pemprop NTT Segera Akomodir Pembiayaan Gaji

 

Borong, Kabarnusantara.net – Salah satu guru honor yang berinisial YC di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupaten Manggarai Timur mendesak Pemerintah Propinsi (Pemprop) Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk segera mengakomodir pembiayaan gaji.

Desakan YC kepada Pemprop NTT berawal dari ketidakjelasan gaji yang sampai sekarang belum diterima oleh semua guru honor di Borong Manggarai Timur.

Berdasarkan UU No.23 Tahun 2014 Pasal 15 Ayat 1 dan 2 serta lampiran huruf a Tentang Pembagian Urusan Pemerintah Bidang Pendidikan Dalam Sub Urusan Managemen Pendidikan, Dimana Pembiayaan Gaji Guru Honor SMA/SMK Telah Resmi Dialihkan ke Pemprop.

YC kepada Wartawan kabarnusantara.net mengatakan bahwa hampir semua guru honor SMK di Borong Manggarai Timur belum mendapat gaji, padahal berkas-berkas yang menjadi kriteria pembiayaan gaji telah dikirim ke Pemprop melalui UPTD.

“Sejak pembiayaan gaji guru honor dialihkan ke Pemprop, kami hampir tidak bisa beli makan pasalnya sudah beberapa bulan ini gajinya belum diterima” ungkapnya.

“Semua prosedur telah kami turuti dari awal penetapan pengalihan berdasarkan instruksi Pemprop, tetapi hampa yang didapat” tuturnya kesal.

“Oleh karena itu, Pemprop NTT harus segera mengakomodir pembiayaan gaji guru honor yang telah lelah bekerja” tegasnya.

“Kami mau makan apa kalau tidak ada gaji, tolong keringat Kami dihargai” ujarnya.

Pembiayaan gaji guru honor ini oleh Pemprop NTT sangat bergantung dengan aturan main dan regulasi yang ditetapkan Daerah berdasarkan UU No.23 Tahun 2014 itu.

Terpisah, salah satu Kepala Sekolah SMK di Manggarai Timur yang berinisial SS kepada Wartawan kabarnusantara.net menanggapi pernyataan guru honor itu.

SS mengatakan pembiayaan gaji guru honor untuk SMA/SMK harus bergantung dengan regulasi yang berlaku agar tidak terkesan menyalahi aturan.

“Daftar guru honor yang dikirim ke Pemprop adalah daftar guru honor yang telah di SK kan oleh Daerah” jelasnya.

“Beberapa bulan lalu kami sudah membahas masalah ini dalam rapat yang berlangsung di Maumere Kabupaten Sikka” tuturnya.

“Hal ini bergantung pada kordinasi antara Daerah dan Propinsi” ujarnya.

“Tunggu saja kejelasannya nanti, gajinya akan tetap dibayar” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemprop NTT melalui anggota DPRD Propinsi Dapil Manggarai Timur belum dapat dikonfirmasi terkait kejelasan pembiayaan gaji. (Berto Davids/KbN).

<

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password