breaking news New

Ini, Penyebab Jogja Dingin Akhir-Akhir Ini

Tugu Yogyakarta

Yogyakarta, Kabarnusantra.net-Kepala Badan Metrologi Klimatologi Geofisika (BMKG) DIY Agus Sudaryatno mengungkapkan penyebab malam Yogyakarta yang terasa lebih dingin akhir-akhir ini.

Belakangan masyarakat Yogyakarta merasakan setiap malam suhu udara cenderung turun lebih dingin dari biasanya.

Agus mengatakan dinginnya malam ini menandakan masuknya musim pancaroba kemarau ke DIY.

“Dingin ini menandakan masuknya musim pancaroba kemarau ke DIY,” ungkpnya saat ditemui sejumlah awak media di Stasiun Klimatologi Yogyakarta pada Selasa, (11/7).

Agus menuturkan suhu udara yang tercatat BMKG pada malam hari cenderung menurun secara signifikan dibandingkan siang hari. Pihaknya menghitung saat malam hari,suhu udara turun hingga dibawah 30 derajat celcius.

“Perkiraan dinginnya terhitung dibawah 30 derajat celcius, antara 26 dan 27 derajat celcius, “tutur Agus.

Turunnya udara ini dipengaruhi juga oleh langit cerah dimalam hari saat musim kemarau. Saat siang hari sinar matahari yang panas masuk ke permukaan bumi dan tidak keluar hingga menjelang malam.

Saat malam, suhu panas tersebut keluar dari permukaan bumi. Dan jika langit malam tidak berawan maka pelepasan hawa panas cenderung lebih mudah. Permukaan bumi pun mengalami pendinginan yang cepat.

Akibatnya malam pun menjadi lebih dingin saat proses ini berlangsung.

Agus mengimbuhkan musim kemarau kali ini terbilang cukup normal. Ia pun memperkirakan musim kemarau ini tahun ini akan berlanjut dari Mei hingga September.

“Musim kemarau sendiri akan terus berlanjut dari Mei sampai September saat mulai masuk musim hujan namun ini masih perkiraan, belum menjadi pegangan,” tutupnya. (KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password