breaking news New

Ketua PBNU Malu, Korupsi Marak di Tengah Negara Mayoritas Muslim

Ketua PBNU, Said Aqil Siradj

Jakarta, Kabarnusantara.net- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj merasa prihatin dengan berbagai upaya politik yang dilakukan untuk melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Said menilai, korupsi telah mencoreng wajah Indonesia sebagai negara Muslim terbesar.

“Terus terang, saya sebagai pimpinan ormas Islam malu. Katanya kita mayoritas Muslim, tapi koruptornya luar biasa,” ujar Saaid Aqil saat bertemu Ketua KPK, Agus Rahardjo di Gedung KPK Jakarta, Selasa, 11 Juli 2017.

Ia berujar akhir-akhir ini KPK yang dipercaya masyarakat untuk memberantas korupsi malah dilemahkan dan dihambat kinerjanya.

Upaya pelemanan terhadap KPK menurutnya secara tidak langsung sama dengan upaya merusak citra positif agama Islam.

Pihaknya memastikan bahwa PBNU sebagai organisasi Islam akan terus mendukung KPK untuk terus memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

“Islam bisa ikut tercoreng. Katanya 87 persen Muslim, tapi pejabatnya mayoritas korupsi,” kata Said Aqil.

Pansus Angket KPK yang digulirkan oleh DPR RI adalah salah satu contoh pelemahan terhadap KPK.

Pansus ini dibentuk setelah kasus e-KTP terendus KPK dan satu per satu anggota DPR diperiksa.

Ketua Pansus Hak Angket KPK, Agun Gunandjar juga menjadi salah satu orang yang dipanggil KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi e-KTP. Ia menjalani pemeriksaan pada Selasa, 11 Juli 2017. (KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password