breaking news New

Thomas Lebas Tampil Sebagai Juara Umum Tour de Flores 2017

LABUAN BAJO, Kabarnusantara.net – Thomas Lebas mengukir prestasi gemilang dengan tampil sebagai Juara Umum Tour de Flores 2017 yang berlangsung sejak Tanggal 14 Juli 2017 dan berakhir pada 19 Juli 2017.

Pembalap sepeda berkebangsaan Perancis yang tergabung dalam Kinan Cycling Team-Jepang itu sukses membukukan catatan waktu 19 jam, 38 menit, 21 detik dari enam etape TdF 2017.

Ia berhasil mengalahkan pesaing-pesaingnya dari 18 Team yang menjadi peserta Tour de Flores 2017.

Dalam lima etape sebelumnya, Lebas tidak pernah meraih peringkat satu. Meski begitu, pembalap bernomor punggung 141 tersebut konsisten menjaga jarak dari juara di setiap etape. Akhirnya di Etape enam (6) Ruteng-Labuan Bajo, ia pun mencapai garis finis di posisi pertama.

Etape enam Tour de Flores 2017 berjarak 120,2 kilometer dari Ruteng menuju Labuan Bajo.

Thomas Lebas finish dengan catatan waktu 3 jam, 23 menit, 15 detik.

Posisi kedua disusul pembalap Filipina dari 7 Eleven Cycling Team, Marcelo Felipe.

Sementara posisi ketiga pembalap Iran dari Pishgaman Cycling Team – Iran, Arvin Moazamigodarzi dengan total waktu sama dengan Lebas.

Sementara itu, pembalap asal Indonesia, Muhammad Imam Arifin berhak menyandang predikat sebagai Pembalap Indonesia Terbaik atau pemegang White Jersey.

Namun pahitnya, Muhammad Imam Arifin harus merelakan blue jersey atau gelar pembalap Asia Tenggara Terbaik kepada Marcelo.

Sebab pada etape terakhir itu, Imam Arifin hanya finish di peringkat delapan.

Gelar sprinter (green jersey) diraih pembalap Korea Selatan dari Geumsan Insan Cello, Hyeongmin Choe dengan 21 poin. Sementara raja tanjakan (polkadot jersey) dipegang pembalap Spanyol, Edgar Nohales Nieto dari 7 Eleven Cycling Team Filipina, dengan 44 point.

Selain itu, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI), Raja Sapta Oktohari berharap TdF dapat kembali digelar di tahun 2018 mendatang.

“Tahun depan, TdF harus tetap digelar. Kita harus berikan semangat supaya jangan berhenti. Ini kegiatan kebanggaan Federasi Balap Sepeda Internasional (Union Cycliste Internasionale),” pungkasnya. (Alfan Manah/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password