breaking news New

BI Kembali Gencarkan Penyederhanaan Mata Uang Rupiah

Ilustrasi

Jakarta, Kabarnusantara.net, Upaya redenominasi atau penyederhanaan mata uang rupiah kembali gencar dilakukan.

Kementerian Keuangan pun memastikan saat ini adalah waktu yang tepat untuk membahas lagi redenominasi atau penyederhanaan mata uang rupiah tersebut.

Penyederhanaan mata uang rupiah tersebut misalnya, dari Rp 1.000 menjadi Rp 1.

Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan, Hadiyanto.

Namun demikian, dirinya juga mengatakan untuk membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi, pemerintah harus mengusulkannya kepada DPR untuk masuk ke dalam program legislasi.

“Semangat untuk membicarakan lagi RUU Redenominasi ya menurut kesepakatan BI (Bank Indonesia) dan pemerintah ya mungkin timing-nya tepat untuk membicarakan itu lagi,” ujar Hadiyanto di Gedung DPR, Jakarta pada Jumat, 21 Juli 2017.

Lebih lanjut, ia menjelaskan RUU Redenominasi pernah diajukan kepada Kementerian Hukum dan HAM untuk dilakukan pembahasan. Akan tetapi, banyak usulan RUU yang masuk. Hal ini membuat redenominasi menjadi tidak prioritas untuk dibahas.

“Dulu RUU-nya sudah kita inikan, cuma kan banyak RUU yang diajukan sehingga prioritas berdasarkan program legislasi DPR itu berubah,” tuturnya.

Di sisi lain, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati sudah memberi sinyal positif untuk mengajukan RUU Redenominasi Rupiah ke DPR agar segera masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2017.

Meski demikian, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengungkapkan penyederhanaan mata uang bukan hal yang mudah.

Menurutnya, butuh waktu minimal 7 tahun hanya untuk transisi mengubah Rp 1.000 menjadi Rp 1. (KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password