breaking news New

Mengalami Nasib Sama, Anggota DPRD Ini Turut Berkomentar Soal Pengalihan Proyek

Marsel Ahang, Anggota DPRD Kabupaten Manggarai, NTT

Ruteng, Kabarnusantara.net – Marsel Ahang, salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai, Propinsi NTT turut berkomentar terkait laporan ketua Organisasi Masyarakat Setempat (OMS) Desa Gulung, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap proyek irigasi senilai 2 miliar yang diduga dialihkan sepihak oleh Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, SH. MH. Anggota DPRD yang biasa disapa Marsel ini berkomentar karena telah mengalami nasib yang sama dengan OMS Desa Gulung itu.

“Nasib Saya juga sama seperti OMS Desa Gulung dimana proyek yang menjadi jatah Pokir (Pokok Pikiran Dewan) di tahun ini dialihkan oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab” kata Marsel kepada kabarnusantara.net pada Jumat (28/7/2017) di Kantor DPRD.

Lebih lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan sebanyak 35 orang anggota DPRD dan Badan Anggaran Pemerintah Daerah serta SKPD yang mengolah dana Dau dan dana Dak telah dilaporkannya ke Kejaksaan Negeri Ruteng per 17 Juli lalu guna diperiksa.

“Ini semua karena hal serupa, yakni mengalihkan proyek tanpa seizin salah satu anggota DPRD” ujar Marsel.

“Benar dan tidaknya persoalan itu akan terjawab di rana hukum nantinya” lanjut Marsel.

“Saya tidak ingin berkomentar sampai memasuki wilayah kontroversi dari seorang Bupati, tetapi Saya hanya berkomentar karena mengalami nasib yang sama” tuturnya lagi.

Saat ditanya terkait isu yang menyebutkan bahwa Bupati Manggarai dan OMS Desa Gulung sudah saling lapor, Marsel mengatakan, tindakan tersebut hanya mengalihkan perhatian publik ke persoalan utama.

“Kalau memang itu tidak benar Bupati Manggarai harus bijak dan ksatria, tidak usah pengaruh” kata Marsel.

Marsel juga berharap agar hukum di Indonesia dilaksanakan seadilnya tanpa memandang bulu.

“Saya hanya berharap agar hukum di Indonesia cermat dalam melihat sebuah persoalan” pinta Marsel.

“Saya juga tidak mungkin mengawal kasus ini karena bukan urusan Saya kendatipun Saya partai pendukung Pemerintah” tandas Marsel. (Berto Davids/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password