breaking news New

Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta Apresiasi Tim SAR Labuan Bajo

Ket. Foto: Ist

Yogyakarta, Kabarnusantara.net, Pihak Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta memberikan apresiasi kepada Kru Kapal Layar Motor Alfatar dan Padaelo; Tim Penyelamat dari Pos SAR Labuan Bajo, terkait insiden kapal pengangkut Tim KKN Tematik UKDW Yogyakarta pada Senin, (31/7/2017).

Informasi yang dikutip kabarnusantara.net dari Fanpage Facebook UKDW Yogyakarta bahwa Kru Kapal Layar Motor Alfatar dan Padaelo; Tim Penyelamat dari Pos SAR Labuan Bajo (Tim Rescue) telah menyelamatkan para mahasiswa dan dosen dari kampus tersebut dari kecelakaan laut di Teluk Rinca, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 30 Juli 2017 dalam perjalanan menuju pulau Rinca, Labuan Bajo, Flores.

Mereka adalah mahasiswa dan dosen Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW Yogyakarta yang hendak melakukan KKN Tematik di Desa Seraya, Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Tim KKN tersebut antara lain yaitu Dr. Gregorius Sri Wuryanto, S.T.,M.Arch (Dosen pembimbing lapangan); Mohammad Arsyadi; Danalan Louisa; Syamsul Hilal; Fermi Wins Kandekallo; Joevdian Gerard Ratumbanua; Estevan Genggang; Ovi Syahputri Iskak; Raymond A Ratu; Yusmet Yusuf; Yeremia Krisna Dika Mahendra; Cyntia Ayu Permata; Ellya Paul Randy Mandak; Feby Astrid Pinem; Jantricol Illen Billy; Yosua Chinday; Novrizaldy Edgar Dodoh; Silvi Lianny Rihi.

Biro Kerjasama dan Relasi Publik UKDW, dalam pernyataan tertulis menyampaikan para mahasiswa dan dosen yang menjadi korban karamnya kapal pengangkut di perairan Teluk Rinca merupakan rombongan mahasiswa yang sedang mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Seraya Kabupaten Manggarai Barat yang terdiri dari 17 mahasiswa dan 1 dosen.

“Saat kejadian mereka sedang melakukan pemetaan potensi laut dan wisata bahari untuk mengembangkan desa nelayan dalam konteks wisata bahari Labuan Bajo, serta melakukan observasi spot-spot wisata bahari di Labuan Bajo,” demikian dikutip dari Fanpage Facebook UKDW Yogyakarta, pada Senin, (31/7/2017).

Selain itu, pihak UKDW Yogyakarta juga berterima kasih kepada Sekretaris Daerah Manggarai Barat yang bersedia menampung para mahasiswa dan dosen setelah berhasil diselamatkan. Tak hanya itu mereka juga menyampaikan terima kasih kepada kepolisian setempat, para jajaran pemerintah Kabupaten Manggarai Barat serta seluruh masyarakat yang turut berdoa dan bersimpati atas kejadian ini.

Tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan tersebut dan untuk sementara penumpang ditampung di rumah Sekretaris Daerah Manggarai Barat, Flores, NTT.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta di Manggarai Barat diikuti oleh 36 mahasiswa Teknik Arsitektur dan dibimbing oleh 4 dosen.

Kegiatan yang dilaksanakan sejak 3 Juli lalu hingga 3 Agustus 2017 berlokasi di dusun Rangko dan desa Seraya Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Kegiatan KKN tersebut merupakan bagian dari rangkaian kerja sama pihak Kampus UKDW Yogayakarta dengan Pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Barat.

Sementara program KKN yang dijalankan diantaranya membuat Master Plan Dusun Rangko dan Master Plan Desa Seraya, mengadakan festival panah ikan dan lomba balap katinting, workshop pembuatan batako, lomba miniatur kapal, serta pendataan potensi wisata.

Rencananya Master plan dan redesain masjid, desain pasar, desain Kantor Kepala Desa, Desain Tanggul Laut, distribusi air bersih dan Rumah Sehat akan dipresentasikan ke Bupati Manggarai Barat, Agustinus CH Dula, pada tanggal 2 Agustus 2017 mendatang. (Tiburtius/KbN)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password