breaking news New

Rektor UP 45 Yogyakarta Lakukan Pelecehan Terhadap Lembaga Negara

Konferensi Pers Aliansi Mahasiswa Proklamasi Yogyakarta

Yogyakarta, Kabarnusantara.net – Berlangsung di Pendopo LKIS, sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Proklamasi Yogyakarta menggelar konferensi pers atas kasus yang menjerat Rektor Universitas Proklamasi 45 (UP 45), Bambang Irjanto yang mendrop out 22 mahasiswa UP 45.

Dalam pembacaan press release tersebut ditegaskan bahwa pada 14 Juni lalu pihak ORI Perwakilan DIY telah melangsungkan mediasi antara pihak rektor UP 45 dalam hal ini Bambang Irjanto dengan mahasiswa UP 45 guna menuai soslusi damai.

Dalam mediasi yang berlangsung di kantor ORI tersebut dihasilkan kesepakatan bahwa surat pemberhentian terhadap 22 mahasiswa itu tidak diberlakukan dan mahasiswa berjanji untuk mengendepankan jalur dialogis dalam menyikapi dinamika di UP 45.

Komitmen itu pun dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani kedua belah pihak dan kepala kantor ORI Perwakilan DIY.

Meski demikian, ORI bukanlah sebuah tepian akhir yang tepat untuk mendudukkan kasus ini.

Beberapa waktu kemudian setelah mediasi, rektor Bambang Irjanto tetap saja memberhentikan status kemahasiswaan dari 22 mahasiswa UP 45.

Bambang menilai hal tersebut didasari bahwa surat pernyataan yang dibuat ke 22 mahasiswa UP 45 tersebut tidak sesuai dengan surat pernyataan yang diinginkan rektor. Meski ke 22 mahasiswa tersebut meyakini surat pernyataan yang telah dibuatnya memiliki substansi sesuai poin-poin yang ada dalam berita acara mediasi yang di gelar di kantor ORI Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Pemberhentian terhadap 22 mahasiswa tersebut dilakukan rektor UP 45, Bambang Irjanto dengan mengeluarkan surat edaran penegasan status pemberhentian sebagai mahasiswa terhadap 22 mahasiswa UP 45 tertanggal 21 Juni 2017.

Rentetan kronologi tersebut yang mepertegas aliansi mahasiswa Proklamasi untuk terus mengkawal proses atas kasus ini guna mencapai titik temu dan tetap menegaskan rektor UP 45 telah melakukan pelecehan lembaga negara. (AT/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password