breaking news New

Rutinitas Ahok di Penjara, Salah Satunya Membaca Alkitab Tiap Pagi

Jakarta, Kabarnusantara.net  – Di hari kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Tahun, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tak mendapat remisi atau pengurangan masa hukuman. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini masih menjalani aktivitas sehari-harinya seperti biasa di dalam tahanan Rumah Tahanan Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Setelah divonis bersalah karena menodai agama, Ahok menjalani masa hukuman 2 tahun di Rutan Mako Brimob. Pengacara Ahok, Teguh Samudera menuturkan, kliennya itu rutin bangun pagi sejak pukul 05.00 dan langsung membaca al kitab. Ini dilakukan Ahok setiap harinya.

Selama di dalam tahanan yang berukuran 2X3 meter, tanpa tempat tidur dan hanya ada kamar mandi (WC) sejak 10 Mei 2017, Ahok hanya mengisi kesehariannya dengan membaca Alkitab, berdoa dan memperbanyak ibadah.

Hal ini seperti diujarkan Fifi Lety Indra, selaku adik sekaligus tim pengacara Mantan Calon Gubernur nomor dua ini, mengatakan bahwa Ahok membawa Alkitab dan membacanya di dalam sel.

Fifi menuturkan bahwa ayah dengan 3 anak ini memang rutin melakukan tiga hal ini selama dia hidup, mulai dari remaja, kuliah masih bujangan sampai pada saat ini. Biasanya Mantan Bupati Belitung Timur dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membaca Alkitab sejak pukul 04.30 WIB.

Selain itu, aktivitas yang dilakukan sebelum mandi dan sarapan yakni olahraga. “Selanjutnya menjalankan tugas yang diberikan oleh Kepala Rutan,” kata Teguh.

Sebelumnya, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi DKI Jakarta Arpan, mengatakan Ahok tidak masuk jajaran narapidana yang mendapat remisi atau pengurangan masa kurungan pada perayaan 17 Agustus ini. Ada beberapa hal yang harus dipenuhi seorang narapidana untuk mendapatkan pengurangan masa kurungan.

Adapun syaratnya adalah berkelakuan baik dan minimal sudah menjalankan masa pidana selama enam bulan. Hak tersebut tercantum dalam Keputusan Presiden Nomor 174 Tahun 1999. “Ahok ini kan baru ditahan sejak Mei. Sementara dari Mei menuju Agustus kan belum enam bulan,” ujar Arpan.

Tugas yang didapatkan dari Kepala Rutan, kata Teguh, sebagian besar berupa pekerjaan administrasi. “Ada juga kerjaan jenis lain yang diberikan kepada Ahok sampai pukul 16.00,” ujarnya.

Di sela-sela tugas utama dari Kepala Rutan, menurut Teguh, Ahok menyempatkan diri membalas surat-surat yang berasal dari masyarakat. Setelah seluruh tugas diselesaikan pasti akan ditulis seluruh pemikirannya. “Tulisan itu baik tentang sosial, politik maupun mengenai kehidupan,” katanya.

Teguh menambahkan bahwa kadang Ahok juga menulis dengan tema bisnis. Aktivitas rutin yang dilakukan selama di Rutan Mako Brimob. “Tapi kalau pada hari besuk yakni Selasa dan Jumat, ya menerima tamu-tamu pada saat jam kunjungan,” katanya. (KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password