breaking news New

Egi Sudjana Dinilai Tidak Profesional Hadapi Panggilan Polisi

Jakarta,  Kabarnusantara.net – Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI),  Petrus Selestinus sangat menyesesalkan pernyataan Egi Sudjana mengomentari rencana pemanggilan dirinya untuk diperiksa Polda Metro terkait kasus penyebar berita hoax, saracen.

Nama Egi sebagaimana yang tersebar di media sosial dan media online berada dalam struktur pengurus saracen sebagai salah satu Penasehat Saracen.

Menurut Petrus, sebagai seorang Advokat yang dipanggil Polisi untuk kepentingan penyidikan, Egi Sudjana tidak boleh bersikap “berang” dengan mengeluarkan pernyataan yang sangat tidak etis bahkan tidak profesional.

“Seakan-akan karena pemanggilan itu Polisi mengajaknya perang. Polisi itu penegak hukum bukan alat pertahanan keamanan yang tugasnya mengadakan perang dengan orang seseorang lain. Egi Sudjana juga tidak boleh membawa perasaan berlebihan seolah-olah dirinya menjadi target polisi untuk dikriminalisasi,” ucap Petrus.

Baca juga:

Karena itu, kata Petrus, Egi Sudjana sebaiknya memenuhi panggilan polisi itu dan menjawab apa yang ditanyakan oleh Penyidik Polda Metro Jaya seputar peristiwa penyebaran berita hoax Saracen.

“Klarifikasi apa saja yang bisa disumbangkan kepada penyidik untuk mengungkap secara tuntas siapa saja pelaku penyebar hoax Saracen, jika Egi Sudjana memang mengetahui katakan secara jujur, tetapi jika tidak tau sama sekali juga katakan bahwa tidak mengetahui. Jadi jangan dibalik-balik dengan argumentasi yang tidak proporsional seolah-olah dirinya baru bisa dipanggil Polisi kalau sudah jadi tersangka. Ini alasan yang bersifat anomali, karena Hukum Acara Pidana kita tidak mengaturnya seperti itu,” jelasnya.

Karena itu, Koordinator TPDI itu meminta agar Egi Sudjana berjiwa besar memenuhi panggilan polisi dan membantu polisi dengan memberikan keterangan tentang apa saja yang Egi Sudjana tahu atau yang dialami sendiri termasuk untuk hal-hal yang Egi Sudjana sama sekali tidak tahu sekalipun, sesuai dengan KUHAP.

Sebelumnya Egi Sudjana meminta penyidik menjadikan keterangan Jasriadi yang tersebar di media massa sebagai bahan pertimbangan hukum untuk tidak memeriksa dirinya. Sebab, Jasriadi sudah membantah pernyataannya sendiri.

“Secara hukum, itu artinya fitnah. Difitnah, tapi kan sudah dia klarifikasi. Jadi enggak perlu lagi periksa-periksa saya,” kata Sudjana.  (Wirawan/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password