breaking news New

Janji Listrik Masuk Desa, Warga Kampung Cambir Ini Malah Tertipu

Keterangan Foto: Dari kiri ke kanan, Gaspar Baru salah satu Korban penipuan. Tampak Gaspar sedang bersama Puterinya dan beberapa rekan lainnya dalam situasi kekeluargaan.

RUTENG, Kabarnusantara.net – Warga Kampung Cambir, Desa Wae Ajang, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, NTT tertipu dengan janji listrik masuk Desa yang dijanjikan oleh salah satu Oknum dari CV Rindani sejak 2013 yang lalu.

Gaspar Baru, salah seorang Warga yang menjadi Korban penipuan itu angkat bicara saat dihubungi Kabarnusantara.net pada Minggu (27/8/2017), sekitar Pukul 10.00 Wita.

“Ada salah satu Oknum yang bernama Step dari CV Rindani telah menipu Kami Pak” ungkap Gaspar kepada Kabarnusantara.net yang tersambung melalui telepon.

“Dia berjanji akan memberikan aliran listrik kepada Kami jika Warga Kampung Cambir memberinya uang sebesar RP. 75.000.000” lanjut Gaspar.

“Uang RP. 75.000.000 itu dipungut dari 75 KK, masing – masing RP. 1.000.000 per KK. Tetapi yang terkumpul pada saat itu hanya RP. 25.000.000 dari 25 KK” sambung Gaspar.

“25 KK itu termasuk Saya Gaspar Baru, Bernadus Bagor, Aloysius Arong, Yohanes Genca dan Nadus Garus. Sedangkan 20 KK lainnya Saya lupa Pak soalnya sudah terlalu lama. Nanti kalau ada data nama – nama KK lainnya Saya akan kasih” ungkapnya lagi.

Baca juga:

Lebih lanjut Gaspar mengaku Step pernah mengatakan bahwa CV Rindani telah bekerja sama dengan PLN Ruteng agar secepatnya memberikan aliran listrik di Desa Wae Ajang jika uang RP. 75.000.000 sudah terkumpul.

Tetapi kenyataannya empat tahun berjalan, kata Gaspar, aliran listrik itu juga tak kunjung tiba.

“Kami sudah tertipu Pak. Mudah – mudahan kasus ini diketahui oleh pihak berwajib agar Oknum itu diperoses hukum” tandas Gaspar.

Selain itu salah satu Keluarga Korban penipuan, Herman Hasu, yang merasa sakit hati atas tindakan Step juga angkat bicara saat ditemui terpisah.

Dia mengatakan bahwa selain tindakan penipuan, Step juga telah melakukan Pungutan Liar alias Pungli kepada Warga atas nama lembaga.

“Kendatipun ini perilaku Oknum, tetap saja lembaganya patut disorot” tutur Herman.

“Saya angkat bicara dengan kapasitas Keluarga Korban Pak, bukan karena kepentingan lain” tambah Herman.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Pihak CV Rindani dan PLN Ruteng belum dapat dikonfirmasi. (Berto Davids/KbN) 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password