breaking news New

Aparat Polres Manggarai Tutup Sejumlah Lokasi Tambang Galian C di Manggarai dan Manggarai Timur

RUTENG, Kabarnusantara.net – Aparat Polres Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur semakin gencar menutup sejumlah lokasi Tambang Galian C yang beroperasi tanpa mengantongi izin.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan kabarnusantara.net, Selasa, 29 Agustus 2017, Aparat Polres Manggarai kembali menutup lokasi Tambang Galian C di Bondo, Desa Watu Mori, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur.

Sebelumnya, Aparat Polres Manggarai menutup lokasi tambang Galian C Wae Reno, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai pada 18 Agustus 2017 lalu.

Setelah itu, Minggu, 27 Agustus 2017 lalu, lokasi tambang Galian C, Weol, Kelurahan Wae Belang, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai juga ditutup.

Di sejumlah lokasi tambang Galian C illegal itu, Polisi memasang Police Line agar warga penambang tidak memasuki lokasi tambang dan menghentikan aktivitas penambangan tanpa izin itu.

Kapolres Manggarai, AKBP Marselis Sarimin Karong melalui Kasatreskrim, Iptu Aldo Febrianto mengatakan penutupan lokasi tambang itu dilakukan karena aktivitas penambangan itu dilakukan tanpa mengantongi izin. Artinya aktivitas penambangan itu ilegal.

Iptu Aldo sebelumnya kepada wartawan mengatakan penutupan sejumlah lokasi tambang di wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur dilakukan berdasarkan informasi masyarakat bahwa ada sejumlah aktivitas penambangan di wilayah itu tanpa mengantongi izin resmi dari pihak pemerintah.

Informasi itu kemudian dikembangkan dan dilakukan penyelidikan lanjutan.

“Terungkap bahwa sebagian besar aktivitas penambangan Galian C di wilayah hukum Polres Manggarai tidak dilengkapi dengan perizinan yang jelas,” ujarnya.

Pihak Polres Manggarai pun telah memasang di sejumlah lokasi tambang Galian C ilegal itu.

“Kami sudah memasang police line di sejumlah lokasi tambang Galian C ilegal. Dan menghimbau warga penambang untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di lokasi itu,” ujarnya lagi.

Di lokasi tambang Wae Reno, polisi menahan 5 buah alat berat eksafator dan 7 buah Dump Truck.

Saat ini, Aparat Polres Manggarai tengah memeriksa sejumlah saksi dan pemilik lokasi tambang itu.

Polisi sedang melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana.

Akibat perbuatannya, para pemilik lokasi tambang Galian C itu diduga melanggar perintah UU Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. (Alfan Manah/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password