breaking news New

Koalisi Masyarakat Tambang Desak Gubernur NTT Segera Terbitkan IUP Galian C di Manggarai

RUTENG, Kabarnusantara.net – Ratusan Warga Weol Ndung, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT yang menamakan diri Koalisi Masyarakat Tambang Peduli Keadilan mendatangi Kantor DPRD Manggarai di Ruteng, Rabu, 6 September 2017, untuk menyampaikan aspirasi terkait penutupan tambang Galian C di wilayah mereka. Mereka pun mendesak Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk segera mengeluarkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Galian C di wilayah mereka dan seluruh lokasi Galian C di Kabupaten Manggarai.

Aksi demonstrasi itu dipicu oleh penutupan sejumlah lokasi tambang Galian C, diantaranya: Pertambangan Pasir Weol, Cara, Ndung, Tuke Nikit, di Kecamatan Ruteng; Pertambangan Pasir Wae Lengkas di Kecamatan Langke Rembong; Pertambangan Pasir Wae Reno di Kecamatan Wae Rii; dan sejumlah lokasi tambang Galian C lainnya yang sudah tidak beroperasi lagi sejak penutupan atau pemasangan garis Police Line di lokasi tambang oleh Polres Manggarai.

Pihak Polres Manggarai berdalih penutupan aktivitas pertambangan pasir di sejumlah lokasi tersebut berdasarkan perintah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Sementara itu, warga yang menggantungkan hidupnya dari Galian C kini tak berdaya, mereka telah kehilangan sumber hidup. Belum lagi tuntunan biaya hidup keseharian semakin melambung, seperti biaya pendidikan, kesehatan, makan dan minum maupun keperluan lainnya.

Dalam pernyataan sikapnya, warga menuntut DPRD Manggarai bersama pemerintah Kabupaten Manggarai untuk segera mengambil sikap nyata mendesak Gubernur NTT segera mengeluarkan IUP.

Saat berdialog dengan DPRD Manggarai, koordinator Aksi, Ferry Cembes mengatakan pihaknya memahami tindakan pihak Polres Manggarai yang menutup Galian C milik masyarakat karena tanpa IUP dan merusak lingkungan. Namun pihaknya sanksi bahwa langkah-langkah itu diambil sesuai prosedur yang tepat.

“Penutupan Galian ini berdampak pada hilangnya sumber hidup masyarakat. Apalagi aktivitas pertambangan ini masih masuk kategori pertambangan rakyat. Pemerintah dalam hal ini Bupati, Kapolres Manggarai dan Anggota DPRD Manggarai jangan tidur. Tolong dengar jeritan kami yang mengais sesuap nasi dari Pasir,” ujar Cembes sedih.

Menjawab keluhan masyarakat lingkar tambang itu, Wakil Ketua DPRD Manggarai, Paulus Peos mengatakan pihaknya telah mengutus Anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Ben Isidorus untuk menemui pihak Pemerintah Provinsi NTT, dalam hal ini Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTT di Kupang yang memiliki kewenangan terkait urusan pertambangan.

“Kami sudah membawa semua bukti-bukti dokumen pengaduan masyarakat tambang ke Pemerintah Provinsi NTT melalui utusan kami pak Ben Isidorus. Jadi kami juga tidak tinggal diam,” ujar Peos.

Menyikapi persoalan penutupan tambang galian C, tersebut ada beberapa tuntutan dan desakan masyarakat yang tertuang dalam pernyataan sikap tertulis mereka, diantaranya;

  1. Menyurati gubernur NTT dan kapolda NTT di Kupang untuk segera mengeluarkan izin usaha pertambangan pasir di kabupaten Manggarai.
  2. Memohon kepada Bapak Kapolres Manggarai agar segera membuka garis polisi (police line) dibeberapa lokasi tambang di Manggarai, sambil menunggu proses dikeluarkannya izin tambang dari pemerintah provinsi NTT.
  3. Meminta pihak-pihak terkait dalam hal ini instansi teknis untuk segera mungkin melakukan sosialisasi undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup kepada masyarakat Manggarai tanpa terkecuali.
  4. Apabila permintaan 3 point di atas tidak ditindaklanjuti, maka kami masyarakat tambang galian pasir yang tergabung dalam koalisi Masyarakat Sipil Peduli Keadilan mendesak kepada lembaga DPRD Kabupaten Manggarai untuk segera membentuk pansus terhadap persoalan penutupan tambang pasir di Manggarai oleh pihak kepolisian Polres Manggarai. (Alfan Manah/Romanus Hariyanto/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password