breaking news New

X-Pio Yogyakarta Gelar Acara Syukuran HUT Seminari Pius XII Kisol Ke-62

Ket Foto: Ketua X- Pio Yogyakarta, Sekertaris, dan Romo Felix Edu saat Meniup Lilin Kue Ulang Tahun Ke-62 Seminari Pius XII, Kisol, Manggarai Timur, NTT

Yogyakarta, Kabarnusantara.net – Ikatan alumni eks Seminari Pius XII, Kisol-Yogyakarta atau yang dikenal dengan sebutan X-Pio menggelar upacara syukuran atas hari kelahiran almamater Seminari Pius XII, Kisol, Manggarai Timur, NTT ke-62 pada Jumaat, 8 September 2017.

Acara yang berlangsung di Arcaf Cafe tersebut, digelar sesuai model yang lazim dilakukan setiap tahunya di Seminari Pius XII, Kisol yakni konsep rekreasi bersama.

Suasana rekreasi bersama itu, turut dimeriahkan berbagai penampilan tarian, seperti tarian Molas Ombeng yang dibawakan oleh Sanggar Kota Komba Yogyakarta, tarian dari Ikamaya juga penampilan musikalisasi puisi dan berbagai lagu yang juga disuguhkan untuk turut memeriahkan acara tersebut.

Acara yang berlangsung meriah tersebut, mengambil tema “Ho Taung Ite Ase Kae” atau dalam bahasa Indonesia “Kita Semua adalah Saudara”.

Ketua Panitia, Ren Warang kepada Kabarnusantara.net mengatakan, tema tersebut diambil untuk mempertegas keberagaman yang ada di Manggarai maupun di seluruh Indonesia, bahwa perbedaan itu tetap menjadikan semuanya sebagai saudara.

“Tema ini kami angkat untuk mempertegas keberagaman kita, baik karena perbedaan suku, agama, ras, golongan serta perbedaan latar belakang lainya bahwa kita semua tetaplah saudara,” ungkap mahasiswa Hukum UAJY tersebut.

Ren Warang pun berharap kegiatan X-Pio Yogyakarta ke depanya diharapkan lebih disiapkan dengan baik lagi.

Menurutnya, terlepas dari kekurangan yang ada, acara yang sudah dijalankan sudah berlangsung dengan aman dan lancar sesuai yang diharapkan.

Ia juga menilai, acara ini berhasil merangkul seluruh warga Manggarai yang ada di Yogyakarta. Karena baginya, acara ini harus juga punya rasa memiliki oleh siapa pun.

Hal senada juga diungkapkan
Ketua X-Pio Yogyakarta, Sesarius Ogasta Santo Mandur. Santo menuturkan acara seperti ini dilakukan dengan maksud untuk merangkul warga Manggarai di Yogyakarta dari berbagai komunitas sehingga nantinya bisa
menunjukan secara besama hal baik yang di miliki Manggarai khususnya dalam menghargai keberagaman dan persaudaraan.

Acara yang diawali dengan perayaan misa bersama dan dipimpin langsung oleh salah satu alumni Seminari Kisol, Romo Felix Edu, Pr ini, turut menuai komentar dari para orang tua X-Pio yang ada di Yogyakarta. Salah satunya datang dari Bapak Yohanes Da Masenus Arus.

Bapak Yohanes dalam komentarnya hendak mempertegas keberadaan alumni Seminari Pius XXI, Kisol untuk sunguh-sungguh memiliki warnah ilmiah yang kuat, memiliki prestasi yang lebih dengan yang lain.

“Sanpio harus punya warnah ilmiah yang kuat, kita yang di Kisol harus punya prestasi yang hebat dengan yang lain, tinggal bagaimana kita memupuk hal itu. Pesta itu bagus untuk memupuk kebersamaan tetapi citra intelektual Sanpio harus juga ditampilkan,” tutur Yohanes saat ditanyai Kabarnusantara.net.

Tak hanya itu, dirinya pun mengharapkan agar wadah persatuan antara alumni harus dibentuk. Hal itu menurutnya mampu mejadikan landasan pijak bagi orang lain karena Sanpio baginya memiliki kelebihan secara intelektual.

“Saya berharap agar wadah persatuan antara alumni harus ada. Kita harus mejadi leading. Karena kita dianggap memiliki kelebihan secara intelektual,” tutup Yohanes. ( Dionisius Irfando/AT/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password