Dionisius Terpilih Sebagai Ketua Pemuda Katolik Komcab Palu

Ketua terpilih, Dionisius (baju kotak-kotak) bersama Peserta Muskomcab Penuda Katolik Palu, Minggu, 17 September 2017.

Palu, Kabarnusantara.net  – Setelah vakum cukup lama, akhirnya Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Palu melaksanakan Musyawarah untuk menentukan program strategis dan memilih Ketua Cabang periode 2017-2020 pada Minggu, 17 September di aula Gereja Katolik Santa Maria Palu.

“Salah satu produk yang lahir dalam Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) Pemuda Katolik Palu adalah terpilihnya Dionisius Toberliyanto sebagai Ketua,” kata Ketua Panitia, Marcellus Umbas kepada Kabarnusantara.net, Minggu, 17 September

Marcell yang juga Sekretaris Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Sulteng menuturkan, bahwa sebelum gelar Muskomcab, terlebih dahulu melaksanakan Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) tahun 2017.

Setelah peserta Mapenta dikukuhkan sebagai Anggota Pemuda Katolik, forum Muskomda langsung dibuka oleh Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Sulteng, Agustinus Salut. Alhasil, proses Muskomcab Pemuda Katolik Palu berjalan lancar. Sehingga, dapat melahirkan ketetapan tentang Ketua Pemuda Katolik Kota Palu periode 2017 – 2020.

Dalam ketetapan ditegaskan bahwa Ketua terpilih segera menyusun komposisi Pengurus Pemuda Katolik  Komcab Palu bersama tim formatur. Sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, Pengurus Komcab Palu segera dilantik agar bisa melakukan konsolidasi organisasi dan kaderisasi berjenjang selanjutnya.

Selain itu, kata Marcell, ada beberapa point rekomendasi yang nantinya akan dilaksanakan oleh Pemuda Katolik Palu. Diantaranya melaksanakan kegiatan bersama organisasi kategorial gereja untuk lebih meningkatkan rasa persaudaraan sesama kader muda Katolik di Kota Palu.

Ketua terpilih, Dionisius Toberliyanto menyatakan siap melakukan konsolidasi organisasi dengan melakukan kegiatan bersama kelompok kategorial maupun Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) lainnya. Untuk mewujudkan cita-cita bersama ini diharapkan agar semua anggota Pemuda Katolik Palu bisa bahu membahu bergandengan tangan satu dengan yang untuk membesarkan organisasi ini ke depan. Kita harus ada komitmeb bersama untuk menghidupkan Pemuda Katolik Kota Palu ini.

“Kata orang bijak, untuk melangkah 10 meter ke depan,  perlu kita melangkah satu meter terlebih dahulu. Hari ini kita sudah melangkah satu meter menuju 10 meter ke depan,” ujarnya. (Gusti/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password