breaking news New

Setara Institute: Isu Kebangkitan PKI Untuk Memecah Belah Bangsa

Ketua Setara Institute, Hendardi.

Jakarta, Kabarnusantara.net – Pada Minggu malam, 17 September 2017 aparat kepolisiann berhasil mencegah kekerasan massa yang digerakkan oleh hoax tentang adanya kegiatan yang bermuatan menyebarkan komunisme di kantor YLBHI.

Hendardi, Ketua Setara Institute meminta Polri harus menyadari betul bahwa tindakan persekusi atas kelompok masyarakat yang menyelenggarakan kegiatan ilmiah dan mempromosikan pengungkapan kebenaran dan keadilan atas kejahatan kemanusiaan pada 1965, merupakan gerakan by design yang ditujukan untuk tujuan politik dan menciptakan instabilitas politik dan keamanan.

“Secara de jure paham komunisme telah dilarang berkembang dan secara de facto gerakan ini tidaklah nyata,” kata Hendardi.

Dengan demikian, kata dia, kebangkitan PKI adalah illusi tetapi terus dikapitalisasi sebagai alat politik penundukkan.

“Pada peristiwa yang terjadi di YLBHI, tampak jelas bahwa kelompok penyerang adalah organ-organ intoleran yang selama ini menebar teror atas ketertiban dan bekerja atas desain aktor lain yang mengendalikannya,” ujar Hendardi.

Karena itu, ia meminta masyarakat mesti sadar dan memahami bahwa isu kebangkitan PKI adalah cara untuk memecah belah warga dan hanya menguntungkan pihak-pihak yang menggerakkannya.

Selain itu, ia mengingatkan aparat kepolisian tidak boleh berhenti hanya mengamankan beberapa aktor lapangan saja atas peristiwa penyerangan kantor YLBHI tetapi harus mencari aktor intelektual di balik peristiwa itu.

“Indikasi keterlibatan individu dan organisasi jelas bisa ditelusuri dari hoax-hoax yang selama ini diproduksi dan disebarluaskan, yang pada intinya bertujuan melemahkan kepemimpinan Jokowi,” kata dia.

Polri juga, menurut Hendardi, tidak boleh lagi berkompromi pada kelompok yang mengklaim anti-PKI yang melakukan banyak praktik persekusi dalam 3 tahun terakhir. (Wirawan/KbN)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password