breaking news New

Terkait Siswa yang Ditendang Polisi, Kapolsek Reo: Kami Belum Terima Pengaduan

RUTENG, Kabarnusantara.net – Terkait Siswa SMA Negeri 1 Reo, Desa Loce, Kecamatan Reo Barat, Kabupaten Manggarai, NTT yang pernah ditendang oleh salah satu Oknum Polisi dari Polsek Reo berinisial YS pada Agustus yang lalu saat melatih Paskibraka, Kapolsek Reo Bhekti Indra Kurniawan mengaku belum menerima pengaduan dari pihak Sekolah.

Hal ini disampaikan Kapolsek Bhekti saat ditemui Kabarnusantara.net di Kantor Polsek Reo beberapa waktu lalu.

“Kami belum terima pengaduannya bro. Boleh tanya Penyidik” ungkap Kapolsek Bhekti.

Siapapun yang ingin mengadu ke pihak Kepolisian, lanjut Kapolsek Bhekti, harus paham dengan prosedur hukum” tegasnya.

“Prosedur hukum yang dimaksud itu berupa surat pengaduan tertulis yang lengkap dengan tanda tangan Korban dan pihak Sekolah” jelas Kapolsek Bhekti.

“Memang beberapa waktu lalu pihak Sekolah datangi Polsek Reo untuk memberi pengaduan itu. Tetapi itu pengaduan lisan. Kami butuh tertulis” tegasnya lagi.

“Atas dasar itu, pihak Polsek Reo dengan tegas mengatakan belum terima pengaduannya” sambung Kapolsek Bhekti.

Hal senada disampaikan Penyidik Polsek Reo, Robi saat ditemui Kabarnusantara.net pada waktu dan tempat yang sama.

Dia mengatakan bahwa pihak Penyidik Polsek Reo belum menerima pengaduan tertulis dari pihak Sekolah.

“Sampai sekarang tidak ada surat pengaduan itu di Meja Penyidik. Kami butuh itu dan harus lengkap dengan tanda tangannya supaya Kami bisa layangkan surat balasan” tutur Robi.

Lebih lanjut Robi mengatakan selain melalui surat pengaduan pihak Sekolah juga perlu menyertakan Korban jika ingin melakukan pengaduan.

“Wakil Kesiswaan Sekolah memang pernah kesini beberapa waktu lalu. Tetapi dia datang sendiri, tidak sertakan Korban. Bagaimana Kami mau terima” ungkap Robi.

“Mereka umbar ke media bahwa pihak Sekolah sudah memberikan laporan atas tindakan kekerasan itu. Dari bahasanya sudah keliru bahwa bukan laporan tetapi pengaduan. Harus bedakan bahasa hukumnya karena yang benar bukan laporan tetapi pengaduan” tandas Robi.

Saat ditanya terkait keberadaan Oknum YS yang melakukan kekerasan itu, Dia mengatakan bahwa Oknum YS sudah pindah ke Polres Manggarai sekitar 3 minggu yang lalu. (Berto Davids/KbN).

<

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password