breaking news New

PPAB GMNI Cabang Manggarai Ke-XVI Cetak Kader Berjiwa Nasional dan Pancasilais

RUTENG, Kabarnusantara.net – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manggarai melaksanakan pekan peneriman anggota baru (PPAB) angkatan ke-XVI dengan tujuan membentuk kader bangsa berjiwa nasionalis dan pancasilais, bertempat di Aula BKKBN Ruteng Kabupaten Manggarai, provinsi Nusa Tenggara Timur, jumat 22 september 2017.

Pantauan langsung Kabarnusantara.net, Dewan pimpinan cabang (DPC) GMNI Manggarai, menyelenggarakan kegiatan PPAB angkatan ke- XVI itu dihadiri oleh para Alumni GMNI se-NTT, Organisasi kepemudan PMKRI Cabang Ruteng St. Agustinus dan peserta calon anggota baru GMNI aktif yang berhasil bergabung ke organisasi GMNI itu berjumlah sekitar 250-an orang, dan jumlah itu masih bersifat sementara.

Ketua GMNI cabang Manggarai, periode 2016-2018 Martinus Abar, dalam sambutannya mengatakan, PPAB KE-XVI GMNI tersebut mau membangun kader bangsa berjiwa nasionalis berdasarkan pancasila 1 juni 1945 dan kader yang mampu menyatukan segala perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia.

“Momen peneriman anggota baru GMNI aktif ini, merupakan moment penting organisasi GMNI yang berwatak kerakyatan dan memegang teguh independensi, integritas organisasi dan berlandaskan semangat gotong royong untuk mengubah tatanan sosial kehidupan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur di tengah situasi dan kondisi pergolakan dan dinamika bangsa yang selalu dinamis.”

Martinus Abar berharap mahasiswa yang sudah bergabung di GMNI dapat mengikuti dengan serius dan sungguh-sungguh semua proses pembinan dan didikan yang dilakukan oleh panitia GMNI selama kegiatan PPAB angkatan ke-XVI bisa berjalan dengan baik hingga terwujudnya kader baru GMNI aktif yang progresif revolusioner.

Menurut martinus Abar, persoalan sosial yang terjadi saat ini di negara Indonesia akan menimbulkan bahaya radikalisme yang berusaha untuk menggatikan ideologi pancasila dengan agama.

“Karena itu dengan kita berhasil menjadi kader yang militan, GMNI harus peka untuk melihat situasi sosial di masyarakat yang sedang berupaya untuk merongrong keutuhan dan persatuan NKRI yang berdasarkan idiologi pancasila, UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun 1945 dan bhineka tunggal ika itu menjadi landasan pokok kita sebagai bangsa yang besar dan kuat,” ujarnya.

Sementara perwakilan PMKRI Cabang Ruteng St. Agustinus, Heri Mandela, menjelaskan peran pemuda mahasiswa sebagai agent of Change dan agent of control berarti mampu mengarahkan kehidupan l bangsa dan negara ke arah yang lebih baik.

“Terutama dalam mengontrol persolan sosial yang ada di lingkungannya masing-masing,” tuturnya.

Menegaskan pidato Mandela tersebut, Hari Harun, SE, menekankan pentingnya kader bangsa yang berjiwa nasional.

“Dengan berorganisasi seperti ini teman-teman bisa membuka banyak ruang diskusi dan belajar dalam menyelesaikan persoalan sosial di Kabupaten Manggarai,” ujar Hari.

Dirinya, yang juga anggota komisioner Bawaslu Kabupaten Manggarai berharap kedua OKP, GMNI cabang Manggarai dan PMKRI Cabang Ruteng bisa berpartisipasi aktif dalam melakukan pemantauan proses penyelenggaran pemilu di pilgup NTT 2018 mendatang, dengan tetap menjaga independensi dan integeritas organisasi yang berazas pancasila dan UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun 1945. (Roman/KbN) 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password