breaking news New

Tanggapi Tudingan Boni Hargens, Albertho Wanimbo : Dia Memberikan Keterangan Berdasarkan Berita Hoax

JAYAPURA, Kabarnusantara.net –Pernyataan Pengamat Politik Boni Hargens yang menuding tim Relawan Lukas menyebarkan Hoak untuk menyudutkan BIN dan Presiden Jokowi ditanggapi oleh Albertho Wanimbo, Ketua Relawan LE for Papua II.

Albertho Wanimbo menegaskan, Boni Hargens perlu mengklarifikasi pernyataannya ke media soal kasus korupsi yang menyeret Gubernur Papua, Lukas Enembe termasuk pertemuan Lukas Enembe dengan Kepala BIN, Kapolda Sumatera Utara Paulus Waterpauw dan Kapolri yang disinggung ke media.

Argumentasi yang dilontarkan Boni Hargens terkait kasus LE yang jadi Isu sensitive tingkat nasional. Padaha dia itu pakar ilmu Politik dan peneliti LIPI tidak seharusnya mengumbar isu Lukas Enembe ke publik tanpa berdasarkan data dan fakta hukum, melainkan dia memberi keterangan berdasarkan berita hoax.

“Saya minta dua hari dari sekarang Boni segera klarifikasi argumentasi nya. Ketika klarifikasi tidak dilakukan Tim LE Akan lakukan upaya hukum,” ujar Albertho Wenimbo dalam keterangan Persnya di Kotaraja, Jumat (22/9/2017).

“Sebelumnya Boni juga menyatakan Lukas Enembe terminal kasus korupsi. Apa yang diungkapkan Boni Heregens ini harus dipertanggungjawabkan, mengingat sensitivitas kasus ini masuk ranah nasional,” ujar Alberto Wanimbo.

Dikatakan, terkait pertemuan Gubernur Lukas Enembe dan Kapolda Sumut dengan kedua petinggi Negeri ini, memang sudah menjadi isu hangat bahkan menjadi pembahasan di Komisi III DPR RI.

Dirinya menjelaskan, bahwa melalui Partai Demomkrat, Benny K Harman juga sudah melayangkan pernyataan resmi ke media yang mana menyebutkan partai demokrat bakal melakukan investigasi internal terkait pertemuan tersebut. Jadi saya pikir ini isu sensitif di tingkat nasional.

“Jadi sekali lagi saya minta saudara Bony Hargens jika berargumentasi di media harus berdasarkan data. Kami tunggu selambatnya lambatnya dua hari ke depan, jika tidak ada klarifikasi, kami akan datangi beliau di kantornya di Jakarta,” tegasnya dengan nada sedikit mengancam.

Tim LE terang Albertho selain lakukan upaya hukum juga mendorong kasus ini ke ranah international lewat Kedutaan Besar Amerika, Selandia Baru, Australia, Inggris, Cina dan Jepang. Upaya mendorong kasus Enembe ke kuat negeri bagian dari kampanye dukungan terhadap Lukas Enembe. (Yos/KbN)

<

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password