breaking news New
Direktur Lembaga Advokasi  Untuk Demokrasi & Pembaruan (LANDEP), Mario Pranda.

LANDEP Sebut Demo 299 Pengalihan Isu Kasus Setya Novanto

JAKARTA, Kabarnusantara.net – Direktur Lembaga Advokasi  Untuk Demokrasi & Pembaruan (LANDEP), Mario Pranda menilai kemenangan Setya Novanto (SN) dalam praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebenarnya telah diketahui sejak Hakim Tunggal, Cepi Iskandar menolak pemutaran rekaman bukti keterlibatannya dalam pusaran E-KTP.

“Dikabulkannya praperadilan tersangka SN di PN selatan hari ini sebenarnya sudah dapat ditebak jauh hari akan dimenangkan SN. Contohnya, hakim menolak memutar rekaman bukti keterlibatan SN dalam korupsi E-KTP, hakim menolak eksepsi KPK yang sejatinya justru disitulah dalil permohonan praperadilan SN,” ujar Mario melalui keterangannya, Jumat (29/9).

Guna mengaburkan manuver tersebut ditengah masyarakat kata Mario maka aksi demonstrasi 299 menjadi instrumen untuk pengalihan isu.

Pasalnya menurut Mario, putusan memenangkan Ketua Umum Partai Golkar itu syarat kontrovesial.

“Kalau menurut saya, aksi 299 ini ada korelasi dengan bacaan putusan hari ini karena momen dimana publik lagi terbagi kosentrasinya. Nuansa pengalihan perhatian publik begitu kental karena putusan ini bisa menjadi kontroversial di tengah masyrakat,” imbuhnya.

Diketahui, Hakim Tunggal Cepi Iskandar memutuskan untuk mengabulkan gugatan praperadilan yang diajukan SN atas penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP oleh KPK. Dengan demikian, status Setnov sebagai tersangka pun gugur.

“Menimbang, penetapan pemohon tidak berdasar prosedur sesuai UU KPK dan SOP KPK, maka penetapan tersangka Setya Novanto tidak sah,” kata Cepi saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (29/9).

Sebelumnya Tim Kuasa Hukum Setnov menyampaikan, proses penetapan tersangka kepada kliennya dinilai cacat hukum karena tidak melalui prosedur yang berlaku. Menurut mereka, penetapan tersangka seharusnya dilakukan setelah penyidikan, sedangkan KPK menetapkan di awal penyidikan. (KbN)

<

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password