breaking news New

Reliqwi Darah Santo Yohanes Paulus II Ada di Ritapiret

Maumere, Kabarnusantara.net –Keluarga besar Seminari Tinggi Interdiosesan Santo Petrus Ritapiret – Maumere, sedang berbahagia. Alasannya adalah mereka mendapatkan reliqwi darah Santo Yohanes Paulus II pada Rabu (27/09/2017).

Uskup Agung Metropolitan Krakow, Kardinal Stanislauas Dziwisz, yang memberikannya kepada Seminari Ritapiret, setelah sebelumnya Praeses Ritapiret, RD. Philip Ola Daen menyampaikan permohonan tertulis kepadanya.

Hadiah terindah itu diberikan melalui Pater Tadeusz Gruca, SVD dan diterima RD. Patrik Dharsam Guru, ekonom sekaligus staf Pembina Seminari Ritapiret yang saat itu mewakili Praeses/Rektor Ritapiret, RD. Philip Ola Daen.

Kardinal Dziwisz, yang pada saat Paus berkunjung ke Maumere (10-11 Oktober 1989) juga hadir dan menjadi sekretaris Paus, berharap agar reilqwi tersebut dapat membantu para frater Ritapiret dalam menapaki panggilan mereka.

Ia juga berharap agar umat yang berdoa melalui bantuan Santo Yohanes Paulus II di depan reliqwi tersebut, dapat memperoleh rahmat Ilahi.

Sebagaimana diketahui, beberapa tahun lalu, ketika mengunjungi Maumere, Paus Yohanes Paulus II menginap di Ritapiret. Kamar yang dulu ditempati Paus itu kini dikenal dengan sebutan “Vatikan Semalam”.

Sejak Paus datang, umat yang datang mengunjungi dan berdoa di kamar paus atau “Vatikan Semalam” itu semakin meningkat. Setiap hari, selalu saja ada yang datang dari pagi hingga malam.

Berdasarkan kesaksian dari mereka yang datang dan berdoa, diketahui bahwa doa atau devosi yang disampaikan bersama Santo Yohanes Paulus II di kamar “Vatikan Semalam” tersebut selalu terkabulkan.

Mereka merasakan mukjizat yang luar biasa. Kini, dengan adanya reliqwi darah tersebut, jumlah umat yang datang diharapkan semakin meningkat. Adapun kamar “Vatikan Semalam” itu dibuka setiap saat dan terbuka bagi siapa saja yang datang.

Bagi mereka yang datang, tidak akan menemukan kesulitan, karena selalu dipandu oleh pemandu dari Seminari Ritapiret. (Ervan Tou/KbN)

Laporan Romo Inosentius Mansur, Staf Pembina di Seminari Ritapiret.

<

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password