breaking news New
Foto: Ilustrasi

Warga Golo Lajang Desak Kejari Mabar Segera Tetapkan Tersangka Kasus Raskin

Labuan Bajo, Kabarnusantara.net – Warga Desa Golo Lajang, Kecamatan Macang Pacar, Manggarai Barat mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat (Mabar) untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan beras miskin (raskin) jenis Operasi Pasar Khusus (OPK) yang mereka laporkan pada Januari (2017) lalu.

Raskin OPK yang diduga diselewengkan ini merupakan jatah untuk 115 Rumah Tangga Sasaran-Penerima Manfaat (RTS-PM) raskin di Desa Golo Lajang, dengan jumlah sebanyak 1.725 kg.

Dugaan penyelewengan tersebut melibatkan Kepala Desa (Kades) Golo Lajang, Hendrikus Baharun.

Warga menilai Kejari Mabar sangat lamban dalam menyelesaikan kasus tersebut secara hukum. Padahal kasus ini sudah sebelas bulan disodorkan ke meja Kejaksaan.

Dua perwakilan warga Golo Lajang, Dolfo Suhardi dan Agustinus Burhan kepada media ini, Rabu (4/10/2017) mempertanyakan kinerja Kejaksaan dalam menyelesaikan kasus ini.

“Harusnya dalam waktu yang lama ini, Kejaksaan sudah bisa menetapkan tersangka dari kasus yang kami laporkan ini,” ujar Burhan.

“Kami meragukan keseriusan Kejaksaan dalam menyelesaikan kasus ini,” tambahnya.

Senada dengan itu, Suhardi menjelaskan bahwa barang bukti yang diajukan warga dan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh Intelkam Kejari Mabar harusnya sudah menyingkap kasus tersebut secara terang-benderang.

“Sudah jelas-jelas bahwa, hasil pemeriksaan awal Intelkam Kejari pada Februari lalu menunjukan bahwa masyarakat Desa Golo Lajang tidak pernah menerima raskin selain raskin regular. Dan itu artinya, raskin OPK tidak pernah diterima,” tandasnya

Hal ini, lanjut Suhardi, sangat bertentangan dengan barang bukti yang diajukan berupa Berita Acara Serah Terima Beras dari Bulog Labuan Bajo yang isinya adalah Kades Hendrikus sudah mengambil Raskin OPK tersebut per 28 Januari 2015.

Dijelaskannya bahwa, selama ini pihak Kejaksaan saat beraudiensi dengan mereka hanya menjawab bahwa kasus yang dilaporkan tersebut tengah didalami.

“Jangan berdiplomatis dengan masyarakat. Apalagi Kejaksaan adalah lembaga penegak hukum yang harus bisa secepatnya memberikan kepastian hukum dalam menyelesaikan masalah ini,” ungkap Suhardi.

Atas dasar itu, dia mendesak agar Kejari Mabar segera menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

“Kejaksaan harus segera menetapkan tersangka dalam kasus ini. Kami sudah jenuh menunggu kejelasannya,” ujar Suhardi.

Menurutnya, warga Golo Lajang yang sudah lama menanti kejelasan penyelesaiaan kasus ini akan turun berdemonstrasi jika dalam waktu dekat Kejari Mabar tidak bisa menunjukan progres yang berarti.

Sementara itu, Kasi Intelkam Kejari Mabar, Andreanto, saat dihubungi media ini (Rabu, 4/10/2017) melalui WhatsApp memilih untuk tidak menjawab. (Jack/KbN)

<

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password