breaking news New

Gamawan Fauzi: Nazarudin Berbohong

Kabarnusantara.net – Mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi menyebut Nazarudin berbohong terkait aliran dana ke beberapa nama dalam Korupsi E-KTP.

Hal itu disampaikan Gamawan terkait tudingan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazarudin yang menyebutnya menerima aliran uang dalam proyek pengadaan .

“Nazarudin Berbohong. Kan dia ngomong bulan Juni 2011 di Pengadilan ini. Juni 2011 itu dimana dia? Cek aja. Dia di Kolumbia kan.  Dia kan buron. Tetapi di persidangan dibilang Juni 2011. Itu saja sudah berbohong, Tapi siapa yang berani jujur membuka itu,” katanya saat sidang dengan terdakwa Andi Narogong dalam kasus pengadaan e-KTP.

Saat itu Hakim ketua, Jhone Halasan Butar Butar menayakan apakah ada bagi-bagi uang.

“Saya enggak pernah terima. Kutuk seluruh rakyat Indonesia kalo saya terima, dunia akhirat. Kalau terbukti hukum saya seberat-beratnya, semua lihat seolah saya terima Rp 50 juta,” kata Gamawan Fauzi di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (9/10/2017).

Ia menegaskan dirinya tidak pernah menerima uang dari proyek e-KTP dan hanya menerima uang honor saja. Dia mengakui malu pada sanak saudaranya di Sumatra Barat, Padang lantaran isu telah menerima uang dari proyek tersebut.

“Saya tanda-tangan itu yang mulia. Saya malu terpaksa saya bawa-bawa. Ini saya bawa bukti pulang kampung. Kutuk saya dan hukum saya. Saya jaga ini 35 tahun. Saya merintis ini. Insya Allah saya enggak terima,” pungkas dia.

Gamawan juga membantah tudingan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazarudin yang menyebutnya mengarahkan Konsorsium Percetakan Negara Indonesia (PNRI) agar menjadi pemenang proyek pengadaan paket e-KTP. “Enggak ada itu arahan dari saya. Itu kan karangan-karangan Anda saja itu,” katanya. (Wira/KbN)

<

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password