breaking news New

PMKRI Cabang Makassar : Nawacita Jokowi-JK Berjalan di tempat

Logo PMKRI Cabang Makassar ( Foto Istimewa)

Makassar- Kabarnusantara. Net – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Makassar Sanctus Albertus Magnus menggelar aksi dalam rangka memperingati tiga tahun perjalanan pemerintahan Jokowi-JK.Momentum tiga tahun Jokwi –Jk direfleksiakn dengan aksi jalanan pada tanggal 20 Oktober, bertempat di jalan monument mandala dan gedung DPRD Provinsi Sulawesi selatan.

Bahwa Perhimpunan Mahasiwa Katolik Republik Indonesia, sebagai organisasi Pembinaan dan Perjuangan, sebagai visi dan misinya, mesti terlibat secara aktif dalam setiap dinamika sosial dan politik kebangsaan. PMKRI mesti membuka mata terhadap seluruh kebijakan pemerintah dan memberikan kontrol kritis berupa pemikiran solutif terhadap permasalahan yang ada.

Sebagaimana dalam Nawacita yang menjadi program prioritas Jokowi-JK, bertujuan untuk kesejahteraan yang lebih bagi seluruh masyarakat. Bahwa Berdasarkan kajian dari Perhimpuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Makassar Sanctus Albertus Magnus,masih menyisahkan beberapa persoalan, yaitu persoalan kemiskinan,  masalah pengangguran, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang masih ada, dan pelanggaran Hak Asasi Manusia.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh PMKRI Makassar, bahwa jumlah penggangguran di indonesia masih terbilang cukup banyak yaitu 7,01 Juta orang ( Data Badan pusat statistic), Jumlah angka kemiskinan yaitu 27, 77 % (10 , 64 % dari jumlah penduduk). Tidak hanya masalah penggangguran dan kemiskinan, persoalan korupsi, terutama dalam lembaga penegak hukum sendiri, dimana ada 18 hakim /panitera yang terjerat kasus korupsi.

PMKRI Cabang Makassar juga mengkofirmasi,bahwa jumlah kepala daerah yang terjerat kasus korupsi adalah 33 orang.Sementara itu, dalam bidang penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia, terutama masalah HAM masa lalu, diantaranya penculikan aktivis 1998, kasus semanggi 1 dan semanggi II, penembakan mahasiswa Tri Sakti, tidak kunjung selesai.

Presidium Gerak Kemasyarakatan, PMKRI Cabang Makassar, Risal barut dalam rilis yang diterima KabarNusantara,  mengatakan bahwa Tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK, masih menyisahkan banyak persoalan.

”Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia masih berjalan ditempat”,ujarnya.

Risal menambahkan bahwa pemerintahan Jokowi –Jk mesti mampu menunjukan komitmen penegakan hukum,sesuai dengan Nawacitanya.

Sementara itu, ketua PMKRI Cabang Makassar, Henrico Pribadi, mengatakan angka pengangguran yang cukup tinggi,mesti cepat ditangani secara serius oleh pemerintaha Jokowi –JK.

”Pemerintahan Jokowi-JK harus membuka lapangan kerja yang lebih luas,untuk menekan angka pengangguran yang terus meningkat”, tegasnya.

Dia menambahkan bahwa pemberdayaan terhadap masyarakat mesti terus dilakukan, sehingga keluar dari masalah kemiskinan yang ada. Lebih lanjut, Henrico mengatakan bahwa pengisian jabatan publik harus mempertimbagkan kompetensi keahlian, bukan hanya sekedar politik balas budi semata.

“Pengelolaan sumber daya alam indonesia, mesti mengutakan kesejahteraan masyarakat pada umum, bukan kesejahertaan elit politik dan koorporasi”,ujarnya. (ME/OWL/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password