breaking news New

Bupati Manggarai Resmi Menutup Lomba Pacuan Kuda di Reo

Lomba Pacuan Kuda di Nanga Banda, Kelurahan Baru, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT pada Minggu,22 Oktober 2017. ( Foto : Berto Davids)

RUTENG, Kabarnusantara.net – Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, SH. MH secara resmi menutup Lomba Pacuan Kuda di Nanga Banda, Kelurahan Baru, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT pada Minggu (22/10/2017), Pukul 17.30 Wita.

Bupati Deno dalam sambutan penutupnya mengatakan bahwa Lomba Pacuan Kuda dalam rangka memperingati Piala Wakil Bupati Manggarai yang berlangsung di Kecamatan Reo ini  penuh kesan dan sangat meriah.

“Sebelumnya Saya sempat kaget bahwa Lomba Pacuan Kuda ini diselenggarakan di Reo, karena setahu Saya sebenarnya Lomba ini diselenggarakan di Desa Compang Dalo, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai” katanya.

“Beberapa waktu lalu saya dapat informasi dari Panitia Penyelenggara bahwa Lomba Pacuan Kuda ini bukan lagi diselenggarakan di Karot atau di Compang Dalo seperti biasanya tetapi berlangsung di Nanga Banda Reo” ungkapnya.

“Hal ini membuat Saya merasa senang dan terkesan karena sepanjang sejarah Lomba Pacuan Kuda ini baru sekali diselenggarakan di Reo” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Deno mengapresiasi antusiasme Penonton yang turut menyaksikan Lomba tersebut dan  Beda sekali dengan jumlah Penonton di Lomba sebelumnya yang berlangsung di Karot Ruteng.

“Secara pribadi Saya merasa gembira karena antusiasme Penonton sangat tinggi. Oleh karena itu, Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai bertekad membuat Arena Pacuan Kuda ini secara permanen” tuturnya.

Bupati Deno juga menjelaskan bahwa alasan Lomba Pacuan Kuda ini diselenggarakan di Kecamatan Reo karena berdasarkan pertimbangan cuaca yang tidak bersahabat.

“Di Ruteng dan di Compang Dalo sering hujan sehingga tidak ada salahnya Lomba ini dipindahkan ke Reo” pungkasnya.

Deno menambahkan,  Peminat Pacuan Kuda yang berlangsung sejak Jumat (20/10/2017) sampai Minggu (22/10/2017) tersebut  masih tergolong rendah karena Arenanya juga belum diketahui oleh para Pemilik Kuda yang ada di luar Manggarai.

“Kemarin Saya dapat informasi dari Ngada katanya Mereka sudah menyiapkan 30 ekor lebih Kuda untuk siap bertarung di Compang Dalo. Tetapi batal karena Arenanya sudah berpindah” jelasnya.

“Oleh karena itu, sebelum Arena di Reo dibuat permanen Kita harus publikasikan Arena ini ke luar Manggarai agar dapat dipakai secara berkelanjutan” jelasnya lagi.

Pantauan Kabarnusantara.net, penutupan Lomba Pacuan Kuda itu juga dihadiri oleh Kapolres Manggarai bersama Ibu, Sekda Manggarai, Camat Reo, Mewakili Danramil, Kapolsek Reo, Kadis Peternakan, Kadis Pertanian dan beberapa Anggota panitia lainnya. (Berto Davids/OWL/KbN).

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password