breaking news New

Edhi Wijaya Menangis di Sidang e-KTP

Mantan Direktur Utama PNRI Isnu Edhi Wijaya dalam sidang dugaan korupsi e-KTP. (Foto:WL/KbN)

Jakarta, Kabarnusantara.net – Mantan Direktur Utama PNRI Isnu Edhi Wijaya menangis dalam sidang dugaan korupsi e-KTP.  Saat ditanya hakim terkait peran Terdakwa Andi Narogong dalam proyek tersebut pengadaan e-KTP Isnu menjawabnya sambil menangis, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (23/10/2017).

Bermula ketika ketua majelis hakim Jhon Halasan Butarbutar mempertanyakan maksud pertemuan Andi Narogong dengan Isnu.

“Pertanyaan saya sederhana, Anda ini bos dari perusahaan yang tidak kecil. Saya kira Anda terima tamu juga tidak sembarangan. Sekarang Anda berhadapan dengan saudara Andi, dan Anda katakan Anda dia tahu untuk keperluan apa Andi ke sana, atau apa yang dibicarakan?” ujar hakim Jhon dalam sidang

“Kalau pembicaraan yang pasti saya lupa. Tentu keperluannya adalah mau ikut dalam proyek ini. Ikut di bisnis maksud saya, yang jelas kalau ikut di percetakan tidak bisa karena tidak punya pabrik,” jawab Isnu.

Menurut Isnu, Andi tak secara gamblang menyatakan maksud kedatangannya. Hakim Jhon kemudian kembali bertanya kepada Isnu. Ia mempertanyakan soal peran Andi dalam pertemuan di Fatmawati yang dihadiri Isnu.

“Ini rasanya lucu, dia sudah melakukan banyak hal. Mengundang orang rapat. Memberikan penjelasan-penjelasan, menyediakan tempat bertemu, beberapa kali mendatangi Anda. Belum lagi saya kaitkan dengan kenyataan lain nanti, mengeluarkan uang begitu banyak. Melakukan hal sebegini tanpa tujuan yang jelas? Nggak masuk di akal. Makanya saya tanya ulang, yang saudara tahu apalagi yang dilakukan saudara Andi?” tutur hakim Jhon.

Ketua Konsorsium PNRI itu tak langsung menjawab pertanyaan Hakim. Tiba-tiba terdengar ia isak tangis.

“Maaf yang mulia,” kata Isnu.

“Tidak tahu?” tanya Jhon.

“Tidak,” jawab Isnu.

Selain Jhon Halasan Butarbutar, Edhi Wijaya juga dicecar hakim lain terkait peran Andi Narogong dan Rapat di Fatmawati yang dihadiri oleh calon Konsorsium.

Menurut Edhi, tidak semua orang yang hadir dalam rapat di Fatmawati itu adalah anggota Konsorsium.

Ia pun mengaku yang dibicarakan dalam rapat tersebut hanya hal teknis.

“Lebih yang teknisnya, yang Mulia,” Jawab Edhi.

Dalam sidang perkara E-KTP hari ini, Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI 2009-2013 Isnu Edhi Wijaya, Ketua manajemen bersama konsorsium PNRI 2011-2014 Andreas Ginting serta mantan koordinator manajemen bersama konsorsium PNRI Indri Mardiani menyampaikan keterangan sebagai saksi. (OWL/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password