breaking news New

Alasan Penghematan, Tahun 2018 Ruas Jalan Pantura Flores Tak Dilanjutkan

Kabarnusantara.net – Pada tahun 2018 mendatang, pekerjaan lanjutan ruas jalan di Pantai Utara (Pantura) Flores dari arah Labuan Bajo, tidak bisa dilakukan karena anggarannya dicoret dengan alasan penghematan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jalan nasional Labuan Bajo – Ruteng, Yosua B Anarato, dilansir Pos Kupang menjelaskan, saat asistensi awal APBN 2018, pekerjaan proyek jalan lintas utara itu sudah dianggarkan sebesar Rp 75 miliar.

Namun ketika pembahasan kegiatan terkait program yang berlangsung di Bogor, anggaran itu dicoret dengan alasan penghematan.

“Jalan lintas utara itu merupakan ruas jalan strategis nasional. Memang sangat strategis. Anggaran untuk tahun 2018 dicoret karena dianggap tidak prioritas, tidak penting. Padahal Labuan Bajo-Flores, merupakan satu dari sepuluh destinasi unggulan nasional. Tahun 2018 tidak ada lagi aktivitas atau pekerjaan lanjutan untuk ruas jalan itu,” kata Yosua, saat ditemui di Labuan Bajo, Kamis (26/10/2017).

Disampaikannya, ada dua paket pekerjaan jalan di Pantura itu saat ini, yakni akses Bandara Komodo ke arah Bukit Wae Cecu dan Wae Cecu ke arah Rangko.

Untuk Bandara ke Wae Cecu, kata dia, masih ada satu titik yang belum bisa dikerjakan karena persoalan lahan warga.

Demikianpun dari Bukit Wae Cecu ke Rangko masih ada satu titik sepanjang 80 meter yang belum bisa dikerjakan.

Dari arah Bukit Wae Cecu, kata dia, sudah dikerjakan sepanjang 3 kilometer hingga ke lokasi titik 80 meter yang belum kerja karena persoalan lahan.

Sehingga langsung melewati lokasi itu dan melanjutkan pembangunan jalan sepanjang 8 kilometer lebih. Ruas itu langsung berhubungan dengan ruas jalan 5 kilometer yang sudah aspal sebelumnya.

“Selanjutnya pada tahun 2017 ini, melanjutkan pekerjaan jalan ke Boleng-Terang sejauh 23 kilometer lebih. Sebagiannya sudah dikerjakan. Memang ada dua titik yang ditutup warga karena persoalan lahan dan meminta lewat jalur lain. Saat ini sedang proses komunikasi untuk mencari solusi,” kata Yosua.

Dia menambahkan, pihaknya fokus mengerjakan ruas jalan hingga ke Terang. Dalam perencanaannya, kata dia, pekerjaan ruas jalan Pantura hingga ke Kedindi namun ternyata anggaran 2018 telah dicoret.

Untuk tahun anggaran 2018 kata Yosua, pihaknya hanya melakukan pekerjaan perawatan ruas jalan negara Labuan Bajo-Ruteng.

Sementara itu Asisten Dua Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Marthen Ban, yang dikonfirmasi terpisah hari itu mengaku belum mendapat informasi terkait alokasi APBN untuk kabupaten itu.

“Kami belum mendapat informasi terkait alokasi dana APBN tahun 2018 untuk Kabupaten Manggarai Barat,” kata Marthen. (RR/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password