breaking news New

Kelompok Bersenjata di Papua Perkosa Seorang Wanita, Begini Ceritanya

Kelompok bersenjata TPN-OPM

MIMIKA, Kabarnusantara.net – kelompok bersenjata yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) dilaporkan melakukan pemerkosaan terhadap seorang wanita di Kampung Longsoran Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (30/10/2017) malam ketika korban tengah menjaga kios tempatnya berjualan. Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal membenarkan hal tersebut.

“Iya (terjadi pemerkosaan), lagi disiapkan pressrelease-nya,” kata Kamal seperti dilaporkan detikcom, Selasa (31/10).

Informasi yang juga dibenarkan Kamal adalah tiga terduga pelaku pemerkosa berpura-pura menjadi pembeli di kios korban, lalu menculik korban ke tempat gelap di kampung tersebut.

Setelah dilecehkan, korban dibiarkan pulang. Korban lalu mendatangi rumah saudara dan menceritakan peristiwa yang menimpanya.

Kejadian tersebut bermula sekitar pukul 19.30 WIT bertempat di Kampung Longsoran. Pada saat itu, 3 orang anggota kelompok TPN/OPM (Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka) mendatangi keluarga masyarakat pendatang (Oyame) atas nama Beny (Suku Toraja) dan melakukan penculikan serta pemerkosaan terhadap istri dari Beni, Eci atau Mama Lea.

Kejadian tersebut terjadi pada saat Sdr. Beny sedang menghidupkan mesin listrik (Genset) yang dimilikinya untuk mengaliri listrik yang ada di wilayah Kampung Longsoran. Namun, tiba-tiba beberapa anggota TPN/OPM datang dan berpura-pura menjadi pembeli di kiosnya yang pada saat itu dijaga oleh istrinya.

Karena pintu depan kios sedang dalam terbuka, maka kelompok TPN/OPM tersebut masuk dan membawa Sdri. Eci/mama lea secara paksa keluar kios. Setelah melihat istrinya dibawa oleh kelompok TPN/OPM tersebut, Suami Korban ketakutan dan langsung meninggalkan istrinya. Kelompok TPN/OPM tersebut membawa korban secara menuju ke tempat gelap ke arah Kampung Utikini dan kemudian memperkosanya.

Sekitar Pukul 20.00 WIT, bertempat di tempat usaha milik korban, sekitar 20 orang Anggota TPN/OPM datang dan menjarah uang serta perhiasan emas yang dimiliki korban. Aksi tersebut dilakukan dengan cara menodongkan senjata ke korban, dan kelompok TPN/OPM tersebut masuk melalui arah belakang kios korban.

Sekitar Pukul 20.10 WIT, kelompok TPN/OPM tersebut mendatangi Kios milik Gode (Suku Toraja) dan mengambil beberapa bahan makanan pokok yang berada kios korban.

Pukul 20.52 WIT, korban penculikan dan pemerkosaan, mama lea dikembalikan ke rumahnya dalam kondisi pingsan dan setengah telanjang (tanpa celana). Kemudian korban dievakuasi oleh warga sekitar ke rumah saudaranya atas nama Kolla (Suku Toraja).

Sebelumnya, kelompok bersenjata itu berulang kali menembaki kendaraan milik PT Freeport Indonesia hingga terlibat kontak senjata dengan aparat TNI-Polri. Seorang anggota Brimob Detasemen B Polda Papua tewas dalam baku tembak.

Untuk diketahui, wilayah Kampung Utikini yang berbatasan dengan Kampung Lonsoran telah dijadikan basis oleh kelompok TPN/OPM.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password