breaking news New

KPK Harus Diberikan Jas Kekuasaan Oleh Negara

Dinamikan penetapan Setya Nowanto (SN) yang kedua kali memberikan gambaran bahwa KPK serius dengan tekatnya untuk pemberantasan korupsi, walau statusnya masih dugaan. Tentu hal ini belum cukup, karena saat Abraham Sammad cs yang dengan gagahnya mendorong pemberantasan korupsi pun harus digoyang hingga KPK melemah saat itu, Abraham cs harus keluar dari KPK, Presiden tidak menunjukan inisiatif perlindungan KPK.

Untuk memperkuat Eksistensi KPK kedepannya, maka, KPK harus diberikan jas kekuasaan oleh negara agar KPK tampil percaya diri dan semua oknum yang terlibat korupsi bisa tunduk dan takut atas kehadiran KPK, serta semua oknum bisa diproses hukum dan mendapatkan efek jerah sesuai perbuatan agar perbuatan korupsi bisa diminimalisir atau hilang.

KPK masih punya pekerjaan berat dan besar soal kasus BLBI dan Century yang sampai saat ini masih membisu tanpa satu kata pun.
Untuk membongkar kasus-kasus besar itu, disitulah jas kekausaan dari negara tersebut itu bisa dimainkan peran-nya.

Selain KPK memiliki UU sendiri, KPK juga harus diberikan kepastian hukum langsung oleh Presiden dalam rana perlindungan KPK dan para pihak, baik Militer ataupun Politikus kelas kaliber untuk tunduk pada proses hukum yang dilakukan oleh KPK. Presiden harus tampil sebagai pelindung KPK untuk turut serta memberantas Korupsi yang diduga sudah memiskinkan rakyat dengan mencuri uang rakyat.

Semoga konsep jas kekuasaan ini bisa menjadi inspirasi dalam memberantas Koruptor yang lahir dari kekuasaan dengan semangat menciptakan dunia tanpa Koruptor.

Oleh: Marthen Goo (Aktivis Kemanusiaan)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password