breaking news New

KEMADABAJA Mengusulkan Pendirian Tugu Pahlawan Mubesrata di Lembata

Keluarga Besar Mahasiswa Pemuda Lembata Jabodetabek (Kemadabaja) saat menggelar diskusi yang bertema Pejuang Lembata, di Tugu Proklamasi, Jakarta Sabtu, 11 November 2017. (Foto : Jeremi Ndraha)

JAKARTA, Kabarnusantara.net – Keluarga Besar Mahasiswa Pemuda Lembata Jabodetabek (Kemadabaja) merayakan Hari Pahlawan dengan menggelar diskusi yang bertema Pejuang Lembata, di Tugu Proklamasi, Jakarta Sabtu, 11 November 2017.

Diskusi yang diikuti oleh anggota, senior dan alumni Kemadabaja tersebut menghadirkan pemateri dari kalangan wartawan senior asal Lembata yaitu  Bapak Thomas Ataladjar.

Dalam diskusi yang berlangsung pada pukul 18.00 sampai 22.00 WIB tersebut, Bapak Thomas Ataladjar memaparkan materi tentang asal muasal orang Lembata, perjuangan rakyat Lembata, sejak zaman kolonialial, hingga  pada otomomi.

Ketua Umum Kemadabaja, Choky Askar Ratulela dalam sambutanya mengatakan bahwa pemuda dan mahasiswa Lembata harus menolak lupa terhadap sejarah perjuangan Lembata.

”Kita sebagai anak muda lembata harus menolak lupa pada sejarah. Kondisi Sejarah Lembata pada hari ini berlahan memudar, sehingga kebenarannyapun ikut  memudar”, Ujar Choky

Choky berharap agar pemuda dan mahasiswa pemudi Lembata dimanapun berada untuk tetap mempelajari sejarah tentang Lembata, Khususnya tentang perjuangan para pendahulu Lembata.

“harapanya agar pemuda dan mahasiswa Lembata dimanapun berada untuk mendalami sejarah tentang Lembata, Khususnya tentang perjuangan para pendahulu Lembata”, Lanjut Choky.

Sementara itu, Sekertaris UmumKemadabaja Efensianus D. Jawang mengatakan bahwa diskusi tersebut sangatlah penting mengingat kondisi Mahasiswa yang apatis dan tidak memahami sejarah.

“Ini kegiatan sangat penting, apalagi dilaksanakan ditengah kondisi Mahasiswa yang apatis dengan sejarah”, Ujar Jawang

Beberapa point rekomendasi yang dihasilkan dari diskusi yang berjalan selama 4 jam tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Kemadabaja merekomendasikan kepada Pemerintah daerah Lembata untuk menetapkan nama-nama Para pejuang Lembata sebagai nama jalan di Kota lembata.
  2. Kemadabaja mengusulkan pendirian tugu di Desa Hadakewa, sebagai tempat Deklarasinya Musyawarah Besar Rakyat Lembata (MUBESRATA) pada tanggal 07 Maret 1954.
  3. Kemadabaja mendorong penguatan pemahaman sejarah tentang perjuangan Lembata melalui kurikulum yang telah ada.

Untuk diketahui Kemadabaja merupakan salah satu organisasi daerah yang konsisten mendiskusikan isu-isu strategis di daerah Lembata. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya agenda diskusi yang selalu dilakukan dua kali sebulan. (CRL/OWL/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password