breaking news New

Tempui 8,3 Km, Puluhan Mahasiswa Tuntut Kopertis Wilayah V DIY Selsaikan Kasus UP 45

Aliansi Solidaritas Mahasiswa UP 45 Yogyakarta Sedang Melakukan Long March Sejauh 8,3 Km

Yogyakarta, Kabarnusantara.net – Perjuangan ke-22 mahasiswa yang di Drop Out (DO) oleh Rektor Universitas Proklamasi (UP) 45, Bambang Irjanto bersama Aliansi Solidaritas Mahasiswa Proklamasi 45 hingga kini masih saja terus berlanjut.

Demi menutut keadilan dan sikap tegas Kopertis wilayah V atas satus ke-22 mahasiswa tersebut, terpaksa membuat mereka harus membayarnya dengan biaya yang mahal.

Jumaat, 10 November 2017 yang semetinya sebagai waktu yang tepat untuk berayukur atas jasa para pahlwan namun, bagi mereka hari tersebut adalah hari yang mengharuskan mereka untuk menguras banyak waktu, tenaga hingga pikiran untuk melunasi biaya keadilan di dunia kampus UP 45 yang teramat mahal.

Jarak sejauh 8,3 Km adalah rute perjuangan di hari pahlawan yang harus mereka tempuh dan terpaksa mereka nikmati terhadap setiap panas dan macetnya kota Jogja.

Rute perjuangan itu diwarnai dengan gelaran aksi longmarch Zombie dari kampus UP 45  menuju kantor kopertis wilayah V Yogyakarta.

Mereka menuntut kopertis wilayah V untuk bertanggung jawab terhadap kasus drop out (DO) 22 mahasiswa Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta dan mendesak rektor UP 45, Bambang Irjanto untuk segera mencabut surat keputusan DO terhadap ke-22 mahasiswanya.

Junaidi, salah satu mahasiswa yang di DO saat ditemui Kabarnusantara.net, menuturkan bahwa solidaritas sampai saat ini masih tetap konsisten untuk terus mengawal dan menyelsaikan kasus ini sesegera mungkin.

Dirinya meyakini bahwa kasus  ini merupakan salah satu bentuk kejahatan kemanusiaan yang di dipraktikan oleh birokrasi kampus UP 45.

“Kami hanya menuntut transparansi dan demokratisasi kampus tetapi kami malah di keluarkan dari kampus. Ini merupakan tindakan model fasisme gaya baru yang ada di kampus, serta bentuk dari penistaan terhadap pancasila” ungkap Junaidi.

Selain itu, koordinator lapangan pada aksi tersebut, mengatakan situasi pendidikan saat ini telah dikapitalisasi.

Menurutnya hal tersebut tampak terbukti dengan adanya regulasi (UU PT 12 2012) yang kemudian meliberalisasi pendidikan di indonesia. Dampaknya di berbagai daerah di seluruh indonesia terutama di kampus terjadi pembungkaman ruang demokrasi.

Ia juga menilai identitas kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan telah tercedrai dengan praktek DO sepihak oleh rektor UP 45 Yogyakarta.

Lebih jauh, Pram menegaskan kepada kopertis wilayah V jika tidak bertanggung jawab maka akan ada mobilisasi besar-besaran untuk menduduki kopertis dalam waktu seminggu ke depan.

Aksi yang digelar pada Jumaat, 10 November 2017 tersebut diakhiri dengan pembacaan sikap dengan tuntutan sebagai berikut :

1.      Menuntut rektor UP45 untuk membatalkan  keputusannya memberhentikan 12 mahasiswa UP 45 Yogyakarta

2.       Menolak tindakan represif yang dilakukan kampus terhadap mahasiswa

3.       Meminta Rektor UP 45 agar mengembalikan ruang-ruang demokrasi di kampus

4.      Meminta Kopertis Wilayah V dan MENRIETEK DIKTI untuk bertindak tegas dalam persoalan pemberhentian 12 mahasiswa oleh rektor UP45 Yogyakarta.

5.  Menuntut Kopertis Wilayah V dan MENRIETEK DIKTI untuk menjalankan tugasnya mengontrol institusi pendidikan demi terselenggaranya pendidikan yang sesuai dengan cita-cita bangsa dan menjunjung kemerdekaan berekspresi.

6.      Menuntut rektor UP45 untuk membatalkan  keputusannya memberhentikan 12 mahasiswa UP 45 Yogyakarta

7.        Menolak tindakan represif yang dilakukan kampus terhadap mahasiswa

8.        Meminta Rektor UP 45 agar mengembalikan ruang-ruang demokrasi di kampus

9.       Meminta Kopertis Wilayah V dan MENRIETEK DIKTI untuk bertindak tegas dalam persoalan pemberhentian 12 mahasiswa oleh rektor UP45 Yogyakarta.

10. Menuntut Kopertis Wilayah V dan MENRIETEK DIKTI untuk menjalankan tugasnya mengontrol institusi pendidikan demi terselenggaranya pendidikan yang sesuai dengan cita-cita bangsa dan menjunjung kemerdekaan berdemokrasi. (AT/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password