Program Studi PAUD STKIP St. Paulus Selenggarakan Perlombaan

Ruteng, Kastra.co – Suasana tampak meriah di Kampus STKIP Ruteng. Prodi PAUD melaksanakan  perlombaan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tahun 2018 untuk seluruh Kabupaten dalam wilayah Manggarai yaitu Kab. Manggarai, Kab. Manggarai Timur dan Manggarai Barat.

Enam belas Lembaga Paud (Taman Kanak  dan Kelompok Bermain) yang tersebar dalam wilayah itu menampilkan kepiawaian dalam mengikuti berbagai Lomba.

Perlombaan yang digelar selama selama tiga hari yaitu 24 sampai dengan 26 Mei 2018 mengusung Thema  “Pendidikan Holistik Integratif di PAUD”.

Perlombaan itu terdiri dari; mewarnai, menjiplak, mendongeng, meronce, tari kreasi bertema, senam si buyung, berceritera menggunakan media, dan menciptakan gerak dan lagu.

Ketua Panitia Emilia G. Megataran kepada media ini mengatakan bahwa kegiatan ini memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli setiap tahun sesuai  dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984.

“Kegiatan ini, selain untuk memperingati hari anak juga dapat meningkatkan daya imajinasi dan juga sebagai ajang sosialisasi. Untuk hadiah disediakan tropi dan juga berbagai doorprize yang menarik” katanya.

Lebih lanjut, Ibu Djie yang adalah Magister PAUD jebolan Universtas Negeri Jakarta itu menjelaskan tentang tema kegiatan HAN secara umum yang dikaitkan dengan peran keluarga. Pada kesempatan selain soasialisasi juga mau menggugat  tentang peran keluarga dalam pendidikan usia dini.

“Peran keluarga sangat dibutuhkan dalam menyiapkan putri/putrinya dalam mengikuti berbagai lomba,  sebagai basis penguatan karakter anak dalam menyambut era bonus demografi. Orang tua sangat berperan dalam tumbuh kembang anak yang baru lahir dan juga orang tua harus mendidik anak sesuai cita-cita yang ada, maka dari itu mulailah mendaftarkan anak pada Jenjang Pendidikan Paud yang ada” jelasnya.

Ia berharap, melalui peringatan Hari Anak Nasional tahun ini, masyarakat semakin peduli akan pendidikan maupun para orang tua dapat memberikan perhatian yang penuh tanggung jawab dan memberikan segala yang terbaik untuk anak-anak.

“Seperti yang kita ketahui sampai saat ini masih banyak anak-anak yang kurang perhatian dari para orang tuanya dan masih banyak pula para orang tua yang mendambakan anak-anaknya tumbuh dan berkembang menjadi anak yang berbakti bagi bangsa dan agama,” ujar dia.

Maka dari itu, lanjutnya, marilah kita sebagai orang tua maupun masyarakat untuk mengajarkan segala kebaikan kepada anak-anak agar kelak mereka menjadi sumber daya manusia yang bermanfaat bagi bangsa dan agama.

“Semoga melalui acara yang diadakan untuk anak-anak ini, mereka dapat mengambil berbagai pelajaran dari bidang-bidang lomba yang mereka ikuti, seperti lomba mewarnai, menciplak, dll,” pungkas dia. (Aaronhaniel/CBN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here