Aliansi Mahasiswa UP 45 Gelar Aksi Damai Di Rumah Rakyat DIY

Yogyakarta, Kabarnusantara.net – Aliansi mahasiswa Proklamasi kembali menggelar aksi menuntut pencabutan surat keputusan pemberhentiaan status kemahasiswaan dari 22 mahasiswa Universitas Proklamasi 45 yang dilakukan rektor UP 45, Bambang Irjanto.

Aksi yang digelar di rumah rakyat atau sering dikenal dengan sebutan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DIY pada Kamis (10/08/ 2017) tersebut diawali dengan melakukan long march dari tempat parkir Abubakar Ali.

Bergam orasi politik pun dilantunkan dalam aksi damai itu.

Salah satu diantaranya datang dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Yogyakarta Santo Thomas Aquinas yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Proklamasi.

PMKRI Cabang Yogyakarta melalui Presidium Gerakan Kemasyarakatan, Ren Warang mengatakan tindakan DO massal di UP 45 merupakan sebuah bentuk pembungkaman hak-hak berdemokrasi mahasiswa di lingkungan kampus.

“DO massal yang dilakukan rektor UP 45 kepada 22 mahasiswanya merupakan sebuah bentuk pengekangan hak berdemokrasi mahasiswa yang coba mengkritisi kampus dan menuntut transparansi kampus,” ungkap Ren dengan nada mengeras.

Tak hanya itu, menurutnya kasus di UP 45 adalah contoh kecil dari masalah yang terjadi di lingkungan kampus di Indonesia.

“Kasus yang terjadi di UP ini hanya satu dari sebagian besar tindakan kampus yang mengekang demokrasi mahasiswa di Indonesia yang coba mengkritik kebijakan kampus,” tegas Ren.

Dirinya pun mengharapkan agar soliditas semua organisasi yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Proklamasi tetap terjaga dengan baik.

“Saya mengharapakan kepada kita semua untuk tetap konsisten pada satu garis perjuangan bersama 22 mahasiswa UP 45 yang di droup out ini,” teriaknya lantang dihadapan ratusan peserta aksi.

Meski demikian, aksi damai yang turut menggotongi peti mati bertuliskan “Matinya Hati Nurani Rektor UP 45” tersebut tak satupun anggota DPRD Provinsi DIY yang hadir menemui peserta aksi.

Menurut informasi yang dihimpun Kabarnusntara.net, hal tersebut dikarenakan angggota DPRD Provinsi DIY sedang melaksanakan tugas kunjungan kerja.

Pihak DPRD Provinsi DIY pun melalui kabid humasnya kepada semua peserta aksi menjelaskan akan siap meneruskan tuntutan aliansi mahasiswa Proklamasi ke pimpinan DPRD DIY.

“Tuntutan teman-teman dalam surat ini akan coba saya teruskan ke pimpinan DPRD Provinsi DIY, baik ke ketua ataupun wakil,” terangnya.

Sesuai permintaan peserta aksi, ia juga akan siap membantu untuk mempertemukan aliansi mahasiswa Proklamasi kepada pimpinan DPRD Provinsi DIY pada Senin mendatang guna melakukan audiensi. (Astra Tandang/KbN)

<

Komentar

Loading Facebook Comments ...

Login

Welcome! Login in to your account

Remember meLost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register