Audit BPKP, PDAM Tirta Komodo Manggarai Berpredikat Sehat

0
123

Ruteng, Kabarnusantara.net – Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTT, telah melakukan audit terhadap Perusahaan Air Minum Tirta Komodo Kabupaten Manggarai NTT.

Dalam penilaian BPKP, kurun waktu empat tahun terahkir, tingkat kesehatan Perusahaan milik Pemkab Manggarai itu dinyatakan sehat. Kinerja ini membuat PDAM Tirta Komodo meraih Award 2017 dari Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) dalam kategori Pembina terbaik kesatu.

“Tahun 2014 kinerja PDAM Tirta Komodo 56,7 dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 64,378. Dengan demikian opini atas laporan keuangan PDAM Tirta Komodo Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)” demikan Bupati Manggarai Deno Kamelus ketika memberikan sambutan pada pelantikan direktur PDAM Tirta Komodo di Ruteng Man Kelemes, Senin 16/4/2018.

Lebih lanjut Bupati Deno menyatakan “Kondisi ini membuat Pemerintah pusat melalui APBN menggelontorkan dana hibah Air sejumlah Rp 7,988 M. Program ini bertujuan meningkatkan cakupan pelayanan air minum perpipaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, mempercepat pengentasan kemiskinan. Sebab salah satu variabel kemiskinan adalah kualitas air minum yang dikonsumsi masyarakat” katanya.

Pemkab Manggarai sangat mendukung program Hibah Air Minum APBN yaitu membuat Perda Pernyataan Modal kepada PDAM Tirta Komodos 2015 – 2019 sebesar Rp. 28 M.

“Dana APBD akan dikembalikan pemerintah pusat setelah diaudit BPKP. Dana itu akan diperuntukan pembangunan infrastruktur di Manggarai NTT. Kabupaten Manggarai merupakan satu satunya dari 23 Kabupaten/kota di propinsi NTT yang menjakankan program ini” imbuhnya.

Disela pelantikan itu, direktur PDAM Man Kelemens menyampaikan bahwa “Sampai dengan tahun 2017 sumber mata air terpasang di Kabupaten Manggarai sebesar 462. l/detik dan kapasitas produksi 282,5. l/detik. Dan pada tahun 2018/2019 PDAM Tirta Komodo akan mengelolah 25 sumber mata air dengan kapasitas terpasang 523,5. l/detik dengan kapasitas produksi 282,5 l/detik. Idle capacity ditambah dengan sumber mata air baru yakni Wae Mese dan Wae Ajang” katanya.

Sesuai dengan RPJMN dan Rencana Menengah Pemerintah Daerah maka untuk kabupaten Manggarai pada tahun 2019, penambahan sambungan baru sebanyak 3500 sambungan rumah, dengan demikian pelanggan PDAM Tirta Komodo menjadi 25.535 atau 178,475 jiwa (66 % wilayah teknis) dan 50% wilayah Kabupaten Manggarai.

Tahun 2018 jumlah desa dan kelurahan yang dilayani oleh PDAM Tirta Komodo sebanyak 53 desa/kelurahan dari 118 desa/kelurahan pada wilayah teknis di tujuh kecamatan.

Pertumbuhan penduduk terbilang meningkat signifikan. Data tahun 2016 menunjukan bahwa penduduk kabupaten Manggarai 342.266 jiwa dan pada tahun 2017 sebanyak 350.556 jiwa. Jumlah penduduk pada wilayah teknis yang dilayani 257.449 jiwa pada tujuh wilayah Kecamatan dari 12 Kecamatan di Kabupaten Manggarai. Adapun kecamatan yang dilayani oleh PDAM Tirta Komodo yaitu; kecamatan Langke Rembong, Reok, Cibal, Ruteng/cancar, Wae Rio, Satarmese, Satarmese Barat.

(Aaronhaniel/Steven/CBN)