Beranda Editorial Hasto Kristiyanto : Kader Gereja Harus Berpihak pada yang Miskin

Hasto Kristiyanto : Kader Gereja Harus Berpihak pada yang Miskin

0

Jakarta – Berpolitik adalah dedication of life, mengabdi kepada Tuhan dan Tanah Air.

Hal itu disampaikan Hasto Kristiyanto saat berbicara tentang Pancasila pada Rampimnas Vox Point Indonesia di Sanggar Prathivi, Pasar Baru Jakarta Pusat, Sabtu (6/10/201) malam.

“Tanpa rasa cinta tanah air kita tidak punya semangat berkorban-kobar untuk tanah air,” kata Hasto di depan pengurus Vox Point Indonesia.

“Dengan rasa cinta tanah air yang berkobar-kobar maka kita akan melihat bahwa misi negara sama dengan Misi Gereja,” lanjut dia.

Ia menyampaikan, misi Gereja adalah berpihak pada yang miskin. “Itu adalah pilihan terbaik bagi gereja. Pilihan kita sama. Tugas bersama kita adalah menjadi garam dan terang dunia”.

Hasto menambahkan, Pancasila sarat dengan moralitas katolik. Di dalam sila kedua tentang perikemanusiaan, tujuan merdeka adalah untuk membebaskan yang terbelenggu oleh berbagai penjajahan, mereka yang miskin, mereka yang diperlakukan tidak adil.

“Sehingga kekuasaan harus mempunyai watak pembebasan. Sila kemanusiaan itu sangat penting. Perikemanusiaan itu cinta kasih,” ujar dia.

Lebih lanjut dikatakannya, menjadi anggota parlemen berarti kita siap menjadi pemimpin negarawan, pemimpin yang berani menghadapi tantangan apapun di dalam menjalankan tugasnya.

“Jalankan kewajibanmu tanpa menghitung-hitung akibatnya. Sebagai Politisi kita harus yakin Pancasila inilah yang hidup menjadi jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia”.

Ia pun meminta kader Gereja yang berada di parlemen harus menjadikan Pancasila sebagai dasar pengambilan keputusan-keputusan politik. Menjadikan Pancasila sebagai dasar argumentasi dalam membuat UU.

“Prinsip kesejahteraan adalah prinsip untuk menghilangkan kemiskinan di dalam buminya Indonesia merdeka,” tutupnya. (CBN)