Politik

BKH : Saya Punya Panggilan Nurani Untuk Mengabdi Demi Kemajuan NTT

RUTENG, Kabarnusantara.net – Calon Gubernur NTT, Benny K Harman (BKH) menyampaikan motivasinya untuk membangun Provinsi NTT menjadi lebih maju.

BKH mengaku punya panggilan nurani untuk mengabdi demi kebaikan dan kemajuan Provinsi NTT.

“Saya punya panggilan nurani untuk mengabdi demi kebaikan dan kemajuan daerah ini dengan jalan perjuangan maju sebagai calon gubernur NTT. Dengan kewenangan itu nanti, lebih mudah bagi saya bersama rakyat NTT untuk berbuat lebih banyak lagi,” kata BKH saat menghadiri acara ramah tamah bersama relawan HARMONI Manggarai, Senin (22/01/2018 ) sore.

BKH sendiri mengaku tertantang untuk menuntaskan masalah utama yang ada di provinsi NTT.

“Saya sungguh tertantang dan tergugah hati untuk turun tangan menuntaskan persoalan yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan kemajuan daerah ini. Untuk itu saya harus memiliki kewenangan dulu untuk berbuat lebih, makanya saya maju lagi sebagai Gubernur,” ujar BKH disambut tepuk tangan meriah relawan dan simpatisan yang hadir.

Anggota DPR tiga periode itu menyatakan dirinya sùdah sangat siap untuk memimpin NTT jika masyarakat NTT memberinya kepercayaan.

“Kami paket HARMONI punya visi misi serta komitmen pada kemajuan NTT, beberapa diantaranya adalah melalui program unggulan yang sudah kita nyatakan melalui liflet atau stiker yang dibagikan kepada seluruh masyarakat NTT pada bulan lalu” ucap BKH.

Salah satu tokoh muda masyarakat manggarai, Hieron Gan, yang hadir saat itu merespons baik niat dan motivasi BKH.

“NTT dengan postur masalah yang memprihatinkan,  sangat butuh figur pemimpin yang cerdas, tegas, visioner, peduli, humanis dan berintegritas. Semua itu modal untuk membentuk kepemimpinan yang kuat dalam dinamika kekuasaan nanti. Kalau mau NTT ini berubah, figur BKH adalah sosok pemimpin yang lengkap dengan semua profil kepemimpinan tadi” tegas Hiero.

Senada dengan Hiero, Eferem Jaru juga menyatakan siap mendukung paket HARMONI dalam kontestasi Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur nanti.

“BKH adalah putra terbaik NTT yang bisa diandalkan untuk mengantar rakyat NTT keluar dari kungkungan kemiskinan dan ketidakberdayaan. Bagi saya, paket HARMONI adalah pilihan tepat, artinya berjuang bersama HARMONI adalah berjuang untuk perubahan,” pungkas Efrem yang juga adalah pegiat seni kreatif di Kota Ruteng. (KbN)

Editor : Steven

Read More
Nasional

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Kubu OSO Kembali Lapor Tiga Pengurus Hanura

JAKARTA – Kuasa Hukum Ketua Umum Partai Hanura Osman Sapta Odang (OSO) Serfasius Serbaya Manek melaporkan tiga orang pengurus Partai Hanura dari Kubu Daryatmo-Sarifuddin Sudding ke Polda Metro Jaya pada Senin (22/1) malam. Ketiganya dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik terhadap OSO melalui media elektronik.

Tiga orang yang dilaporkan tersebut adalah Ketua DPD Sumsel Ari Mularis, Wakil Ketum Sudewo dan Wasekjen Dadang Rusdiana. Laporan tersebut tercantum dalam nomor LP/412/I/2018/PMJ/Ditreskrimsus yang diterbitkan Senin (22/1) malam.

“Kami selaku kuasa hukum Pak OSO telah melakukan laporan terhadap tiga oknum kader Hanura yang secara terbuka membuat pernyataan di media online bahwa pak Oesman Sapta Odang sebagai ketua umum partai Hanura yang sah melakukan penggelapan sejumlah uang sebesar Rp 200 miliar,” ujar Serfasius di Mapolda Metro Jaya, pada Senin (22/1).

Serfasius mengatakan OSO sebagai Ketua Umum Partai Hanura dan pejabat publik sangat dirugikan atas pemberitaan tersebut. Karena itu, pihaknya melaporkan ke polisi agar tiga orang tersebut bisa mempertanggungjawabkan pernyataan di mata hukum.

“Pak OSO merasa dirugikan atas pernyataan ketiga orang tersebut, karena itu kita minta ketiganya mempertanggungjawabkan pernyataannya, apa betul yang diomongi di media itu,” tandas dia.

OSO, kata Serfasius, mempunyai hak membela diri atas pemberitaan yang telah merugikan dirinya. Pihaknya juga telah menyiapkan bukti pernyataan ketiganya di media TV dan online.

“Jadi, kami melaporkan ketiganya dengan dugaan pencemaran nama baik terhadap OSO yang bisa dikenai Pasal 45 ayat 3 Juntho Pasal 27 ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan Pasal 310 dan 311 KUHP. Kami ada bukti kutipan di media online dan rekaman dalam talkshow di TV,” pungkas dia. (KbN)

Read More
Kabar Daerah

Pasangan Viktory-Joss Miliki Kekayaan 80 Miliar, Esthon-Christian 9 Miliar

Kabarnusantara.net – Viktor Laiskodat adalah calon Gubernur NTT dengan kekayaan terbanyak di antara calon lain.

Berdasarkan hasil penelusuran media ini di situs elhkpn, Viktor B Laiskodat memiliki kekayaan senilai 57 miliar.

Jumlah tersebut menjadi yang paling tinggi dibandingkan dengan tujuh orang lainnya.

Berada pada posisi kedua adalah calon gubernur yang diusung oleh PDIP dan PKB, Marianus Sae.

Bupati Ngada tersebut memiliki kekayaan sebesar 33 Miliar. Jumlah ini masih lebih tinggi dari jumlah harta Calon Gubernur dari Partai Demokrat, PKS dan PKPI, Benny K Harman.
Anggota DPR RI tiga periode tersebut, tercatat memiliki kekayaan sebanyak 28 Miliar.

Sementara itu, calon gubernur dari Partai PAN dan Gerindra, Esthon Feonay memiliki jumlah kekayaan paling kecil, yaitu sebesar 6 M.

Untuk kekayaan calon wakil gubernur, Josep A Nae Soi memiliki kekayaan terbanyak yaitu sebanyak 23 miliar.

Benny A Litelnoni memiliki jumlah kedua terbanyak untuk calon wakil Gubernur, yaitu sekitar 5,7 Miliar.

Berada di posisi paling buncit adalah Emi Nomleni dengan jumlah kekayaan senilai 440 juta.

Posisi di atas Emi, ditempati oleh Mantan Bupati Manggarai dua periode, Christian Rotok. Rotok yang berpasangan dengan Esthon Feonay memiliki kekayaan senilai 3 Miliar.

Dengan demikian, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT dengan jumlah kekayaan paling banyak adalah pasangan Viktor Laiskodat-Josef Nae. Jika ditotal, pasangan ini memiliki kekayaan sebanyak 80 Miliar.

Sedangkan, pasangan calon dengan jumlah kekayaan paling sedikit adalah Esthon Foenay-Christian Rotok yaitu sebesar 9.2 Miliar. (KbN)

Read More
Hiburan

6 Tips Jitu Interview Kerja di Perusahaan Besar Agar Berhasil Lolos

Kabarnusantara.net – Minder atau grogi ketika diundang wawancara pekerjaan di perusahaan besar? Mungkin itu karena kamu belum punya bayangan bagaimana interview akan berjalan. Banyak orang tidak percaya diri saat panggillan wawancara. Mereka malah tak mau menangkap peluang tersebut. Dilansir dari Beautynesia, Ada beberapa tips interview kerja di perusahaan besar yang perlu kamu ketahui kastraners!

Persiapkan Dirimu Untuk Pertanyaan Wawancara Secara Umum

Walau di perusahaan besar, tentunya mereka akan mengajukan pertanyaan wawancara yang umum, seperti mengapa kamu berpindah pekerjaan atau alasanmu melamar pekerjaan. Namun, bersiaplah untuk mendapat pertanyaan lanjutan. Mungkin pewawancara akan menggali jawabanmu secara lebih detail untuk mengetahui cara pandang dan sikapmu sewaktu bekerja.

Latihan Wawancara

Tak hanya membuatmu semakin mahir dan menghilangkan rasa gugup, berlatih wawancara akan memberi kesempatan bagimu untuk melatih jawaban yang pas.

Saat menjawab, pastikan kamu menyebutkan detail-detail, namun fokus pada pencapaianmu. Mereka tak ingin mendengar jobdesc-mu di pekerjaan sebelumnya, mereka lebih tertarik pada apa yang kamu capai. Misalnya, kamu adalah seorang project coordinator. Alih-alih menceritakan detail pekerjaanmu, fokuslah pada event yang sukses kamu laksanakan, caramu mencapai target, serta dampaknya bagi kelompok sasaran.

Bersiaplah Untuk Pertanyaan Berbasis Perilaku

Pertanyaan ini akan banyak diajukan terutama ketika pekerjaan yang kamu lamar membutuhkan kerjasama tim atau memiliki tantangan yang dinamis. Contohnya, bagaimana caramu mempertahankan proposalmu, atau bagaimana caramu berkoordinasi dalam proyek yang bukan bidang keahlianmu.

Cari Tahu Tentang Perusahaan dan Pekerjaan

Hal ini akan menunjukkan pada pewawancara kalau kamu benar-benar memiliki minat dan passion untuk bekerja di perusahaan tersebut. Kamu wajib mengetahui barang atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan, keunikan perusahaan, prinsip dan etos kerja, serta tantangan yang sedang dihadapi oleh perusahaan.

Misalnya, ketika akan melamar di perusahaan ritel pakaian, pastikan kamu memahami hal-hal seperti bagaimana prinsip perusahaan terkait kain katun organik, atau bagaimana mendaur ulang pakaian yang tak terjual.

Buat Pertanyaan yang Cerdas

Ini adalah kesempatan bagimu untuk memberi kesan baik pada pewawancara. Idealnya, wawancara tak hanya bersifat satu arah, melainkan pembicaraan dua arah. Kamu dapat memberi pertanyaan yang substansial, seperti masalah apa saja yang sedang dihadapi oleh tim tempatmu bergabung. Siapa tahu, pewawancara akan balik bertanya tentang apa yang akan kamu lakukan untuk mengatasi masalah terkait.

Jangan lupa Follow-up

Di perusahaan yang besar, mungkin pewawancara tak akan ingat dengan semua pelamar. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan follow-up seusai proses wawancara. Ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Ini akan memperbesar kemungkinan para pewawancara untuk mengingatmu.

Read More
Kabar Daerah

Panwaslu Kabupaten Manggarai Periksa Oknum ASN Yang Diduga Tak Netral

RUTENG – Panwaslu Kabupaten Manggarai memeriksa dugaan keterlibatan salah satu oknum Aparatur Sipil Negara atas nama Fransiskus Atap yang kini menjabat sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Cibal, Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pemeriksaan dugaan pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara itu berlangsung pada Sabtu, 20 Januari 2018.

Koodinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kabupaten Manggarai, Fortunatus H. Manah kepada wartawan Senin, 22 Januari 2018 mengatakan pemeriksaan terhadap Fransiskus Atap dikakukan setelah mengumpulkan sejumlah bukti dugaan keterlibatannya dalam partai politik tertentu.

“Kami sudah kumpulkan sejumlah bukti dugaan keterlibatan saudara Fransiskus Atap, diantaranya sejumlah stiker Bakal Calon Legislatif dirinya,” ujar Manah.

Untuk memperkuat dugaan keterlibatan Fransiskus Atap, ujar Manah, kami sudah memeriksa yang bersangkutan selama 1 jam 15 menit di Kantor Panwaslu Kabupaten Manggarai, Jalan Diponegoro, Nomor 17 Ruteng.

Pihaknya juga telah memeriksa saksi dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai.

“Seperti apa kesimpulannya, sedang kami kaji,” ujar Manah lagi.

Yang pasti, ujarnya, Fransiskus Atap diduga melanggar Asas Netralitas Aparatur Sipil Negara, yang mewajibkan setiap Pegawai Aparatur Sipil Negara tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak berpihak kepada kepentingan siapapun dan menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Dikatakan Manah, dalam konteks Pemilihan dan Pemilu, Bawaslu dan jajarannya berwewenang mengawasi Aparatur Sipil Negara yang tidak netral.

“Output dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Panwaslu Kabupaten Manggarai berupa rekomendasi kepada Komisi Aparatur Sipil Negara, Kemenpan RB, Kementerian Dalam Negeri, dan juga tembusannya disampaikan ke Gubernur NTT,” ujarnya.

Saat ditanya wartawan, kapan rekomendasi itu disampaikan kepada pihak terkait, Manah dengan tegas mengatakan dalam waktu dekat.

Ia juga menyampaikan bahwa Panwaslu Kabupaten Manggarai juga memiliki sejumlah petunjuk awal dugaan keterlibatan sejumlah ASN di Kabupaten Manggarai dalam partai politik tertentu.

Namun menurutnya, petunjuk awal dugaan keterlibatan ASN di Partai Politik sedang didalami dan dalam proses pengumpulan bukti dan keterangan.

Karena itu, pihaknya menghimbau agar ASN di Kabupaten Manggarai bertindak netral dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2018 maupun dalam Pemihan Umum 2019.(KbN/admin)

Read More
Editorial Korupsi

Saksi Sidang E-KTP : Proyek Ini Milik Tiga Partai Besar

JAKARTA, Kabarnusantara.net – Mantan manager perusahaan elektronik Hewlett Packard (HP) untuk Indonesia, Charles Sutanto Ekapraja mengklaim mengetahui bahwa proyek KTP elektronik adalah milik tiga partai besar.

Tiga partai besar itu, kata Charles, adalah Partai Golkar, PDI Perjuangan dan Partai Demokrat.

Charles menyampaikan itu saat menjadi saksi di persidangan lanjutan kasus korupsi KTP-el untuk terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (22/1/2018).

Charles mengatakan informasi itu sudah menjadi pengetahuan umum di kalangan pengusaha teknologi informasi yang bidang usahanya berkaitan dengan teknologi KTP-el.

“Dalam BAP Saudara, Sudara ditanyakan oleh penyidik, pernah atau tidak menanyakan kepada Made Oka Masagung siapa pemilik dari proyek KTP-el, saudara menjawab bahwa itu adalah multi partai, ada kuning, merah dan biru. Itu apa maksudnya?” kata hakim.

“Itu yang saya denger dari market yah,” jawab Charles.

“Partai apa itu?”

“Partai Politik.”

“Iya partai politik apa?”

“Asumsi saya waktu itu kuning adalah Golkar, merah untuk PDI Perjuangan dan biru itu Demokrat,” jawab Charles.

Di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Charles mengaku perusahaannya diminta untuk menurunkan harga pengadaan KTP-el dari 60 juta dolar AS menjadi 24 juta dolar AS oleh Johannes Marliem.

Tujuan pengurangan harga itu, kata Charles, karena untuk pembayaran fee kepada beberapa anggota DPR saat proyek ini masih dalam proses penganggaran.

Charles mengaku tidak bisa menyanggupi permintaan tersebut mengingat penawaran harga tersebut tidak masuk akal.

“Dalam BAP juga Johannes Marliem mengatakan bahwa, ‘Ya lo tau lah biayanya gede’, jadi biaya apa ini?” tanya hakim.

“Asumsi saya begitu…” jawab Charles.

“Di BAP saudara tidak ada asumsinya, saudara mengatakan bahwa biaya besar itu termasuk untuk fee DPR dan user Kemendagri?” tanya hakim.

“Iya,” kata Charles.

Johannes Marliem adalah direktur perusahaan Biomorf Lone LLC, sebuah perusahaan penyedia layanan teknologi biometrik untuk KTP-el. Marliem disebut-sebut sebagai saksi kunci mengenai keterlibatan Setya Novanto. Belakangan ia tewas, dengan spekulasi antara dibunuh atau bunuh diri.

Charles Sutanto Ekapraja juga mengaku pernah tiga kali mengikuti pertemuan dengan Setya Novanto membahas proyek KTP-el. Salah satunya pertemuan di rumah Novanto di Kebayoran, Jakarta Selatan.

Menurut Charles, dalam salah satu pertemuan, Novanto sempat menanyakan harga satu keping KTP-el.

Setya Novanto, kata Charles, juga sempat menanyakan apakah chip dalam proyek KTP-el dapat menggunakan produk buatan China.

Saat itu Charles menduga Setya Novanto sedang membandingkan harga untuk mencari yang paling murah.

“Saya tidak tahu kenapa dia tanya. Tapi memang kalau dari chip dari China itu lebih murah. Mungkin untuk cek hitungan harga,” kata Charles. (Ronald/KbN)

Read More

Page 1 of 1

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password