breaking news New

Suhadi : Menangkap Penghina Rizieq Adalah Tindakan Main Hakim Sendiri

Rizieq Shihab, pemimpin FPI.
Bagikan

Jakarta – Pengamat Hukum C. Suhadi menyesalkan tindakan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bang Japar dan Front Pembela Islam (FPI) yang mengamankan seorang pria berinisial AS.

Dia diduga menghina pimpinan FPI, Rizieq Shihab melalui akun media sosial, Facebook.

Suhadi menilai upaya yang dilakukan LBH Bang Japar dan FPI merupakan perbuatan main hakim sendiri.

Menurut dia, penangkapan oleh pihak tidak berwenang serta merampas hak seseorang dapat dikategorikan perbuatan melanggar hukum.

“Saya mengecam langkah-langkah main hakim sendiri, karena itu melanggar hukum dan hak-hak asasi seseorang yang dilindungi hak-haknya oleh negara sebelum dibuktikan kesalahannya,” tutur Suhadi, Selasa (5/12/2017).

Dia menjelaskan, kasus penghinaan merupakan delik aduan, perkara bisa diproses petugas setelah ada laporan.

Lalu,aparat kepolisian akan menindaklanjuti setelah menilai apakah kasus memenuhi unsur pidana.

Apabila perbuatan memenuhi syarat, maka status tersangka dapat disematkan.

Untuk menangkap dan menahan ada tahapan-tahapan dilalui. Upaya itu hanya boleh dilakukan polisi atau petugas pemerintah yang berwenang.

“Orang yang merasa kepentingan terganggu, bukan langsung menangkap pelaku, tetapi harus membuat laporan polisi. Polisi dan petugas terkait boleh menangkap, di luar itu tidak boleh,” tambah Ketua New Ninja itu.

Sebelumnya, Direktur LBH Bang Japar, Juju Purwantoro, mengklaim sudah menangkap seorang pria yang diduga penghina pimpinan FPI, Rizieq Shihab.

Penangkapan itu dilakukan oleh anggota Bang Japar Jakarta Pusat, Edin dan anggota FPI di Kemayoran, pada Minggu (3/12/2017) malam.

Pelaku berinisial AS di akun Facebook pelaku menggunakan nama Ukky Thiam.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password