breaking news New

Pria Ini Bakar Gereja, Divonis Empat Tahun Penjara

Bagikan

Kabarnusantara.net – Pria Israel bernama Yinon Reuveni dikenai vonis hukuman penjara empat tahun karena membakar gereja. Padahal gereja itu dipercaya umat Nasrani sebagai tempat Yesus menunjukkan mukjizat tentang roti dan ikan.

Dilansir AFP, Rabu (13/12/2017), vonis itu dijatuhkan dalam persidangan di pengadilan distrik Kota Galilea, Nazareth, pada Selasa (12/12) waktu setempat.

Yinon terbukti bersalah telah membakar gereja dan terlibat dua konspirasi kriminal pada serangan Juni 2015 lalu. Selain dihukum penjara empat tahun, dia juga harus membayar denda 50.000 shekels ($ 14.000).

Berdasarkan media Israel, Reuveni adalah pria usia 23 tahun dari Baladim, kawasan pos terdepan di wilayah pendudukan Tepi Barat. Dia dideskripsikan sebagai ekstremis Yahudi. Pengacaranya, Itamar Ben-Gvir, menyatakan hukuman akan banding.

Dua ruangan di Gereja Penggandaan Roti dan Ikan di Tabgha di tepi barat laut Galilea rusak parah gara-gara ulah Yinon Reuveni. Namun gereja itu sendiri tidak rusak.

Grafiti Ibrani ditemukan di tempat kejadian perkara, bunyinya ‘Berhala-berhala akan terusir’ atau dihancurkan. Teks itu adalah bagian dari doa umum umat Yahudi.

Gereja Katolik Roma itu masih ditutup sampai Februari guna aktivitas perbaikan. Biaya perbaikannya sendiri sampai $ 1 juta, pemerintah Israel menyumbang $ 400.000.

Tabgha juga menjadi target serangan pada April 2014. Saat itu, pegawai gereja mengatakan ada segerombolan remaja Yahudi merusak salib-salib dan menyerang pendeta.

Ekstremis Yahudi telah melakukan vandalisme dan penyerangan selama bertahun-tahun. Mereka menargetkan orang Palestina dan Arab Israel, juga situs Kristen dan Islam. (RR/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password