breaking news New

Tegakan HAM di Papua, Negara Pasifik Dukung Indonesia

Foto: Kompas.com
Bagikan

Kabarnusantara.net – Sejumlah negara yang berada di kawasan Pasifik Selatan mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang terus membangun dan mengembangkan Papua dan Papua Barat.

Mereka mendukung setiap upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk membuat rakyat Papua dan Papua Barat sejahtera.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Nauru, Y. M. Baron Divavesi Waqa saat bertemu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto di Government House, Republik Nauru, Rabu (31/1/2018).

“Kami mendukung setiap langkah yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mensejahterakan rakyat di Papua dan Papua Barat,” ujar Baron usai pertemuan bilateral, seperti dikutip dari keterangan pers Kemenko Polhukam, Kamis (1/2/2018).

Baron mengungkapkan bahwa ia percaya upaya pemerintah Indonesia memiliki niat yang sangat baik.

Oleh sebab itu, Nauru akan terus mendukung dan tetap menjalin persahabatan dan kerjasama dengan Indonesia.

“Kami masyarakat Nauru akan selalu menganggap Indonesia sebagai sahabat. Kami paham dengan apa yang dilakukan pemerintah Indonesia yaitu menciptakan pembangunan untuk Papua dan Papua Barat,” kata Baron.

Sementara itu, Perdana Menteri Tuvalu, Enele Sopoaga menyatakan sikap untuk tidak ikut campur mengenai masalah di Papua dan Papua Barat. Ia hanya berpesan agar penegakan hak asasi manusia tetap dilaksanakan, termasuk hak kebudayaan.

“Kita tidak ingin ikut campur dengan kebijakan Indonesia. Kami sangat menghargai hak asasi manusia, termasuk hak kebudayaan, tetapi Tuvalu tidak punya posisi untuk ikut campur dalam masalah ini,” kata Enele Sopoaga.

Tampilkan budaya papua

Kunjungan Wiranto ke Nauru sekaligus menghadiri perayaan Hari Kemerdekaan Republik Nauru ke-50. Dalam perayaan tersebut, Pemerintah Indonesia juga turut menyemarakkan dengan menampilkan band musik asal Papua dan Papua Barat yang diberi nama Papua Original.

Menurut Wiranto, selain untuk ikut memeriahkan perayaan Kemerdekaan Nauru, grup musik itu juga membawa misi persahabatan pemerintah Indonesia.

“Saya membawa tim kesenian dari Papua dan Papua Barat dengan harapan ada satu kesaman kultur yang menunjukkan bahwa kita bersahabat. Kita beda tapi sebenarnya ada irisan-irisan suku bangsa yang tidak bisa kita elakkan,” kata Wiranto.

Menurut mantan Panglima ABRI itu, Indonesia juga memiliki masyarakat yang berasal dari rumpun melanesia dan polynesia dan umumnya bermukim di wilayah Indonesia bagian timur.

“Kita ini sama. Sehingga pada saat penampilan dalam acara kebudayaan kemarin kita joget bersama-sama untuk mengikuti irama reggae nya dari band Papua,” tuturnya.

“Intinya bahwa misi ini harus menghasilkan satu peningkatan, satu persahabatan yang sangat baik antara Indonesia dengan negara-negara Pasifik yang dulunya memang kita kurang kesempatan untuk menyentuh mereka,” ujar Wiranto. (Kompas.com/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password