breaking news New

Administrator Apostolik Keuskupan Ruteng Lakukan Kunjungan Perdana Ke Paroki Reo

Administrator Apostolik Keuskupan Ruteng, Mgr. Silvester San saat melakukan kunjungan perdananya ke Paroki Santa Maria Ratu Rosari Reo pada Sabtu (18/11/2017). ( Foto: Berto Davids/KbN)
Bagikan

RUTENG, Kabarnusantara.net – Administrator Apostolik Keuskupan Ruteng, Mgr. Silvester San melakukan kunjungan perdananya ke Paroki Santa Maria Ratu Rosari Reo pada Sabtu (18/11/2017).

Kunjungan Perdana ini juga dalam rangka Syukur Atas Penerimaan Sakramen Krisma dan Pelantikan DPP Paroki Santa Maria Ratu Rosari Reo Masa Bakti 2017/2021.

Pantauan Kabarnusantara.net, Administrator Apostolik Keuskupan Ruteng tiba di Reo sekitar Pukul 18.15 Wita dan disambut meriah oleh Tarian Adat Manggarai serta Pengalungan Selendang.

Hadir dalam penyambutan itu Romo Herman Ando selaku Vikep Reo, Romo Ferdy Gadu selaku Pastor Paroki Reo dan Romo Louis Djawa selaku Pastor Kapelan Reo.

Turut hadir Kanisius Tonga selaku Camat Reo, Bhekti Indra Kurniawan selaku Kapolsek Reo, para Peserta Krisma, para Siswa/i SMAK Santu Gregorius Reo dan para Anggota DPP lainnya.

Setelah penyambutan, Administrator Apostolik Keuskupan Ruteng ini langsung diarahkan ke Aula Serba Guna Paroki Santa Maria Ratu Rosari Reo untuk bertatap muka dengan Umat sekaligus memberikan sambutan dalam kunjungan perdananya ini.

Dalam sambutan Dia mengatakan bahwa peristiwa hari ini sungguh luar biasa, pasalnya antusiasme Umat dalam menyambut kunjungan perdananya itu sangat tinggi.

“Saya sangat senang karena Umat Paroki Reo sudah terkategori banyak yang berasal dari berbagai Stasi dan KBG” ungkapnya.

Dia juga mengatakan salah satu Paroki di Keuskupan Ruteng yang jumlah Umatnya sangat banyak adalah Paroki Reo.

Lebih lanjut dalam sambutan Dia pun menjelaskan bahwa jabatannya selaku Administrator Apostolik Keuskupan Ruteng masih bersifat sementara karena hanya bekerja sebagai Pengurus Administrasi Apostolik menggantikan Mgr. Hubertus Leteng yang telah mengundurkan diri dari jabatan Uskup Ruteng beberapa bulan lalu.

“Jabatan Saya tidak abadi dan hanya bersifat sementara sambil menunggu keputusan Vatikan terkait pergantian Uskup Ruteng yang baru” jelasnya.

Selain itu Dia juga menegaskan bahwa Umat Paroki Reo harus hidup berdampingan secara damai di tengah kemajemukan Suku, Agama maupun Golongan dengan menanamkan dan menghayati nilai – nilai demokrasi yang terkandung dalam Pancasila sebagai pijakan hidup berbangsa dan bernegara.

“Nilai Pancasila perlu dihayati dalam konteks keberagaman, nilai demokrasi dan nilai persatuan pun perlu dijunjung tinggi. Perbedaan pendapat itu hal yang wajar” tuturnya.

“Oleh karena itu, Saya mengajak semua Umat Paroki Reo agar selalu berdamai dan bersatu. Jangan jadikan sebuah selisih itu sebagai konflik sosial yang berkepanjangan” tuturnya lagi.

Dalam sambutannya Dia pun memberikan perhatian khusus bagi Sekolah – Sekolah Katolik yang ada di Paroki Reo sebagai garda terdepan mentransferkan nilai – nilai Kristiani kepada Siswa/i.

“Sekolah Katolik hendaknya menjadi Pewarta Kabar Gembira di tengah Umat serta menjadi Lembaga yang mengedepankan nilai – nilai persatuan dan sukacita agar bisa menjadi Sekolah yang berguna dalam sebuah peroses perubahan hidup dari waktu ke waktu” tutupnya. (Berto Davids/KbN).

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password