breaking news New

Sidang Paripurna Ricuh, Marsel Ahang Kesal Karena Mencium Skenario Bupati Deno

Bagikan

RUTENG – DPRD Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur, Sabtu 25 November 2017, mempertontokan kericuhan saat sidang Paripurna. Kericuhan tersebut diwarnai dengan aksi sejumlah anggota dewan saling lempar dan adu jotos.

Kericuhan ini bermula, saat anggota DPRD, Marsel Ahang berteriak agar sidang diskors. Marsel mendesak, agar komisi-komisi menggelar rapat internal sebelum mendengar penyampaian nota keuangan pemerintah, berkaitan dengan APBD Manggarai 2018.

Permintaan Marsel tidak diperhatikan Pimpinan sidang, Paul Peos.  Desakan Marsel ditanggapi keras anggota dewan lainnya agar sidang diteruskan. Perang  interupsi pun tak terhindarkan.

Merasa aspirasinya tak diperhatikan, Marsel langsung memecahkan gelas dan melempar anggota dewan, Yon Boa yang meneriaki Marsel dari barisan sebelah timur. Keduanya pun berjibaku hendak duel.

Wakil Bupati Manggarai, Viktor Madur pun turun dari barisan kursi pimpinan dewan ikut melerai perkelahian anggota dewan itu.

Setalah kericuhan yang berlangsung sekitar 10 menit, sidang tetap dilanjutkan.

Saat dihubungi kabarnusantara.net, Marsel Ahang mengakui situasi tersebut.

“Sidang masih ricuh. Ada yang tidak beres,” katanya, Minggu (26/11/2017) melalui pesan WhatsApp.

Sebelumnya, Marsel mengatakan ingin membongkar dugaan aksi jual beli proyek pokok pikiran (pokir) DPRD yang diduga melibatkan sejumlah anggota dewan. Marsel juga mengaku kecewa dengan Bupati Deno Kamelus yang mencoret hak Pokir milik Marsel tahun 2017. Padahal, proyek tersebut berdasarkan kebutuhan konstituennya di Kecamatan Ruteng dan Lelak.

“Saya mencium skenario yang didesain Bupati Deno Kamelus. Ia bersama sejumlah anggota dewan ingin menguasai jatah Pokir, termasuk hak Dapil Kecamatan Ruteng dan Lelak. Saya pastikan tidak akan tinggal diam,” ujar Marsel Ahang dikutip Viva.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password