breaking news New

Gus Ipul minta Warganya waspadai siklon Dahlia

Bagikan

Surabaya, Kabarnusantara.Net- Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengingatkan para nelayan nelayan, mewaspadai siklon tropis Dahlia yang berpotensi mengakibatkan hujan lebat disertai angin kencang. “Masyarakat, terutama di kawasan pesisir dan nelayan untuk waspada dan tidak nekat melaut apabila angin kencang,” ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Minggu 3 Desember 2017.

Gus Ipul, menerima informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda dan menunjukkan siklon tropis Dahlia yang awalnya terbentuk di sekitar Sumatera saat ini berada di dekat perairan Jawa Timur. Data dari BMKG pada pukul 01.00 WIB dini hari tadi, kata dia, posisi Siklon Tropis Dahlia berada di sekitar 11.5 lintang selatan dan 111,8 bujur timur atau sekitar 388 kilometer sebelah selatan Pacitan.

“Beruntung Siklon ini terus bergerak menjauhi Pacitan ke arah selatan dan tenggara dengan kecepatan 4 knots (8 km/jam). Di sekitar Siklon kekuatan angin terpantau mencapai 35 knots atau mencapai 65 km/jam,” ucapnya.

Siklon tropis Cempaka baru-baru ini telah memberi pengaruh terhadap kondisi cuaca di Indonesia. Siklon tersebut juga yang diduga menjadi penyebab banjir di wilayah Yogyakarta dan Pacitan. Berdasarkan hasil analisis BMKG, curah hujan di Yogyakarta pada 28 November 2017 lalu mencapai 286 milimeter perhari dan di wilayah Pacitan pada 27 November mencapai 383 milimeter perhari. Curah hujan yang terjadi tersebut merupakan curah hujan kategori ekstrem yakni diatas 150 mm/hari.

Pada 29 November 2017, siklon tropis Daahlia kemudian lahir pada posisi 8.2 Lintang Selatan dan 100.8 Bujur Timur atau sekitar 470 kilometer sebelah Selatan Bengkulu dengan pergerakkan ke arah Tenggara menjauhi wilayah Indonesia. Lahirnya siklon tropis Dahlia akan berdampak pada peningkatan hujan lebat, tinggi gelombang, angin kencang, maupun potensi kilat atau petir di beberapa wilayah di Indonesia.

Diperkirakan akan terjadi hujan sedang hingga lebat di pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, Banten, dan Jawa Barat bagian Selatan. Selain itu, angin kencang diatas 20 knots atau 36 kilometer perjam akan melanda pesisir Barat Sumatera Barat hingga Lampung, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Siklon Cempaka dan Dahlia merupakan wilayah atmosfer bertekanan rendah yang bercirikan pusaran angin. Siklon tropis Cempaka berdampak terhadap kondisi cuaca di Indonesia. Setelah Siklon Tropis Cempaka berlalu, lahirlah Siklon Dahlia pada 29 November 2017 di posisi 8.2 Lintang Selatan dan 100.8 Bujur Timur atau sekitar 470 kilometer sebelah selatan Bengkulu dengan pergerakkan ke arah tenggara menjauhi wilayah Indonesia.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkapkan alasan penggunaan nama bunga untuk untuk sikllon atau wilayah atmosfer bertekanan rendah yang bercirikan pusaran angin, di wilayah Indonesia. Nama bunga diambil agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Menurut Dwikorita, nama-nama bunga juga diambil untuk mewakili keunikan dari Indonesia. BMKG Indonesia memberi daftar nama berurut sesuai abjad mulai dari A sampai Z yang kemudian diterima dan disetujui oleh World Meteorological Organization (WMO). BMKG baru dipercaya oleh WMO untuk memantau dan memberikan peringatan dini terjadinya siklon untuk region pasifik pada tahun 2008. Sebelumnya, kata Dwikorita, peringatan tersebut didapat dari Jepang atau Australia. (Berbagai Sumber-KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password