breaking news New

Kelurahan Reo Selenggarakan Launching Desa Sadar Kerukunan di Reok

Bagikan

RUTENG, Kabarnusantara.net – Kelurahan Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Propinsi NTT secara resmi menyelenggarakan Launching Desa Sadar Kerukunan Tahun 2017 di Reo dengan berbagai jenis kegiatan yang dilaksanakan.

Kegiatan ini diselenggarakan atas dasar keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Propinsi NTT Nomor 721 ID/KW.20.1/3/HK/.00.5/9/2017 yang menetapkan Kelurahan Reo sebagai Desa Sadar Kerukunan Tahun 2017.

Kegiatan itu mengusung Tema “Merawat Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama Demi Mewujudkan Reo yang Harmonis, Aman dan Damai”.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam Launching Desa Sadar Kerukunan itu, yakni:
1. Pembersihan tempat Ibadah, yakni Gereja dan Masjid.
2. Pengecetan.
3. Sumbang Semen 10 Sak untuk Gereja.
4. Sumbang Matex untuk Masjid Nurul Anwar dan Masjid Nurul Farah.
5. Olah Raga Jalan Sehat.
6. Bakti Sosial.

Menurut Lurah Reo, Theobaldus Junaidin, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan kontribusi besar bagi kerukunan antar Umat Beragama di Reo.

Kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 20 – 22 Desember 2017 dengan masing – masing lokasi yang telah ditentukan, yakni Gereja, Masjid dan seputar Wilayah Kelurahan Reo.

“Saya yakin kegiatan ini dapat menciptakan semangat kerukunan antar Umat Beragama dan juga menciptakan semangat kerukunan sosial di tengah kemajemukan Masyarakat Reo” ungkap Theobaldus Junaidin selaku Lurah Reo yang akrab disapa Edi saat diwawancarai Kabarnusantara.net di Ruangan kerjanya, Kamis (21/12/2017) Siang.

Selain itu, kata Edi, output kegiatan ini pun dapat menciptakan kesadaran kolektif pentingnya merawat kerukunan antar Umat Beragama di Reo.

“Saya sadar bahwa selaku Pimpinan tertinggi di tingkat Kelurahan Reo Saya perlu mewariskan rasa toleransi dan solidaritas kepada generasi penerus sampai ke tingkat paling bawah, sebab Kelurahan Reo telah menjadi barometer eksistensi kehidupan beragama di Kecamatan Reok” ungkapnya lagi.

“Kita tahu bahwa Kecamatan Reok ini rawan. Oleh karena itu melalui Launching Desa Sadar Kerukunan ini Saya akan menjadi garda terdepan untuk menciptakan kerukunan antar Umat Beragama” tuturnya.

Di akhir Wawancara Edi pun menjelaskan bahwa kegiatan ini juga dilaksanakan demi mengantisipasi tindakan profokatif dari oknum tertentu yang mengatas namakan Agama.

Untuk diketahui bahwa kegiatan ini melibatkan Masyarakat Kelurahan Reo, baik yang beridentitas Muslim maupun Kristen Katolik. (Berto Davids/KbN).

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password