breaking news New

Dugaan Banyak Pelanggaran HAM di Manggarai, Kopearad Mabar Sambangi Komnas HAM

Koordinator Kopearad MabarMabar saat sambangi Komnas HAM (doc. Ist)
Bagikan

Kabarnusantara.net – Beberapa dugaan pelanggaran HAM di Manggarai-Flores dilaporkan Komunitas Pemuda Anti Radikal Manggarai Barat (Kopearad Mabar), NTT kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI di Jalan Latuharhari No.4-B, RT.1/RW.4, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Rabu (10/01/2018).

Hal itu diungkapkan Koordinator Kopearad Mabar, Ito Umar.

Menurut Ito Umar pihaknya menyambangi kantor itu untuk mengadukan beberapa dugaan pelanggaran HAM di Manggarai Raya-Flores.

“Salah satu aduan kami yaitu terkait tindakan kekerasan yang dilakukan oknum Polres Manggarai terhadap aktivis PMKRI di Ruteng hari Minggu (07/01/2018) dini hari,” ujar Ito Umar.

Tindakan kekerasan yang dilakukan oknum polisi ini, lanjut Ito Umar merupakan bentuk arogansi profesi yang dilakukan aparat kepada masyarakat.

“Kejadian yang menimpa aktivis PMKRI Ruteng hari Minggu lalu, sangat mencoreng institusi Kepolisian. Seharusnya dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia senantiasa bertindak berdasarkan norma hukum,” tegas Ito Umar.

Menurut dia, polisi mesti mengindahkan norma agama, kesopanan, kesusilaan, serta menjunjung tinggi HAM, sebagaimana telah diatur dalam Undang-undang.

“Untuk itu kami (Kopearad) mengadukan kasus ini ke Komnas HAM sebagai bentuk perjuangan melawan berbagai tindakan kekerasan dan dukungan terhadap perlindungan Hak Asasi Manusia yang dilindungi Undang-undang,” tegas Ito Umar.

Ito Umar melanjutkan, Komnas HAM sangat mengapresiasi atas sikap terbuka masyarakat terhadap berbagai tindakan pelanggaran HAM.

“Kalau memang kejadian ini benar sangat disayangkan. Aparat Kepolisian tidak memahami tugas dan wewenangnya, kenapa melakukan kekerasan,” ujar Luluk. (KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password